Palu, majalahfakta.id — Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah atas dukungan pengamanan selama penyelenggaraan ibadah haji 2026 M/1447 H.
Apresiasi itu disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tengah Hi. Muchlis, S.Ag., M.Pd., saat bertemu Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Nasri Sulaiman, S.I.K., M.H., di ruang rapat Kapolda, Rabu (2/9/2026).
Muchlis datang bersama Kepala Bagian Tata Usaha Hi. Said Godal, S.Sos., M.M., dan Ketua Tim Keuangan, Perencanaan dan Barang Milik Negara Mulyono Sidjong, S.E.
Dalam pertemuan tersebut, Muchlis menyampaikan terima kasih atas dukungan jajaran Polda Sulawesi Tengah dalam mengamankan jemaah, khususnya saat pemberangkatan dan pemulangan.
“Terima kasih atas sinergi, komitmen dan dukungan penuh dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2026 M/1447 H., khususnya dalam memberikan dukungan pengamanan kepada jemaah haji saat pemberangkatan dan pemulangan,” kata Muchlis.
Menurut Muchlis, dukungan kepolisian tidak hanya dilakukan di lokasi keberangkatan dan pemulangan. Personel kepolisian juga membantu mengatur arus lalu lintas ketika rombongan jemaah bergerak menuju bandara.
Personel Polda Sulawesi Tengah bersama jajaran Polresta hingga kepolisian sektor ditempatkan di sejumlah titik persimpangan untuk memastikan perjalanan rombongan jemaah berlangsung tertib.
“Dengan adanya dukungan dari personel Polda maupun Polresta, kenyamanan, keselamatan, dan keamanan jemaah haji lebih terjamin,” ujarnya.
Muchlis menilai keterlibatan personel kepolisian menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran mobilitas jemaah, terutama ketika arus lalu lintas di Kota Palu mengalami kepadatan.
Ia juga menyebut dukungan tersebut merupakan bentuk partisipasi kepolisian dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Pertemuan Kemenhaj Sulteng dan Polda Sulteng tidak hanya membahas pengamanan jemaah.
Kedua pihak juga membicarakan tindak lanjut keputusan bersama Menteri Haji dan Umrah, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait pencegahan dan penegakan hukum dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Muchlis mengatakan pembahasan teknis selanjutnya akan dikoordinasikan dengan jajaran Polda Sulawesi Tengah, termasuk Direktorat Reserse Kriminal Umum.
Koordinasi tersebut diarahkan untuk menyusun langkah pencegahan dan penindakan agar pelaksanaan kebijakan di daerah dapat dilakukan secara terpadu.
“Ini yang harus kita lakukan supaya di lapangan kita betul-betul bisa terpadu,” kata Muchlis.
Selain pengamanan perjalanan jemaah haji, koordinasi juga diarahkan pada pemantauan jemaah umrah.
Muchlis mengatakan pihaknya telah memperoleh informasi mengenai rencana keberadaan pos terpadu atau pos pemantauan di bandara bagi jemaah haji maupun jemaah umrah.
Keberadaan pos tersebut diharapkan memperkuat pemantauan dan koordinasi terhadap keberangkatan jemaah, terutama jemaah umrah yang berlangsung secara rutin.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat silaturahmi antara Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tengah dengan Polda Sulawesi Tengah.
Muchlis mengapresiasi sambutan Kapolda Beserta jajarannya dan berharap sinergi lintas lembaga terus diperkuat dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada jemaah. (Mad)






