FAKTA –Tambakrejo, Waru, Sidoarjo – Kolaborasi antara warga Tambakrejo dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadirkan berbagai transformasi di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Embun Pengetahuan. Tidak hanya melalui penyelenggaraan kegiatan literasi, kolaborasi tersebut juga diwujudkan melalui penguatan sistem pengelolaan, digitalisasi layanan, hingga penataan fasilitas yang mendukung keberlanjutan TBM.
Kolaborasi tersebut melibatkan pengurus TBM, warga sekitar, mahasiswa KKN, serta berbagai mitra yang bersama-sama mengembangkan TBM sebagai ruang belajar sekaligus ruang berkegiatan bagi masyarakat. Setiap pihak memiliki peran yang saling melengkapi sehingga berbagai program dapat berjalan secara berkelanjutan.
Ketua RT setempat menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kolaborasi ini. Menurutnya,
kehadiran mahasiswa KKN dan keterlibatan aktif warga telah membawa perubahan nyata bagi lingkungan, khususnya dalam hal minat baca dan semangat belajar anak-anak di Tambakrejo.

Peran Aktif Warga
Warga di sekitar TBM Embun Pengetahuan tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung setiap program yang dilaksanakan. Mereka membantu menyiapkan tempat, mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung, serta ikut menciptakan suasana belajar yang hangat dan kondusif.
Semangat gotong royong juga terlihat dalam proses penataan ruang TBM. Bersama mahasiswa, warga turut mempercantik pojok baca, menyusun display buku, menata majalah
dinding (mading), serta membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan menarik bagi anak-anak. Berbagai pembenahan tersebut menghadirkan wajah baru TBM Embun Pengetahuan sebagai ruang belajar sekaligus ruang berkumpul bagi masyarakat.
Salah seorang warga mengaku bangga dapat menjadi bagian dari perkembangan TBM.
Menurutnya, anak-anak kini lebih sering menghabiskan waktu di TBM untuk membaca, bermain, dan mengikuti berbagai kegiatan positif dibandingkan sebelumnya.
Sumbangsih Mahasiswa KKN Literasi ITS
Selain menjadi fasilitator dalam berbagai kegiatan literasi, mahasiswa KKN Tematik Literasi ITS juga berkontribusi dalam memperkuat pengelolaan TBM. Bersama pengurus, mereka melakukan inventarisasi, klasifikasi, pelabelan, penomoran, hingga penyusunan koleksi buku agar lebih tertata dan mudah diakses oleh pengunjung.
Mahasiswa juga berperan dalam penataan fasilitas pendukung, mulai dari penyusunan pojok baca, display buku, hingga media informasi di lingkungan TBM. Berbagai upaya tersebut dilakukan agar TBM tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang belajar yang lebih nyaman dan menarik bagi masyarakat.
Salah satu mahasiswa KKN mengungkapkan bahwa pengalaman mendampingi masyarakat di TBM Embun Pengetahuan memberikan banyak pelajaran berharga. Menurutnya, kegiatan ini
bukan hanya tentang berbagi ilmu, tetapi juga belajar mengenai semangat gotong royong, kepedulian, dan pentingnya membangun ruang belajar yang tumbuh bersama masyarakat.
Dukungan Perpusnas dan Mitra Strategis
Tak hanya mahasiswa dan warga, program literasi di TBM Embun Pengetahuan juga mendapat dukungan penuh dari Perpusnas sebagai mitra strategis KKN Literasi ITS 2026. Dukungan ini terwujud dalam bentuk bantuan buku-buku baru, modul literasi, serta pendampingan teknis dalam pengelolaan TBM.
Selain itu, para donatur dan relawan dari berbagai kalangan juga turut berkontribusi, baik dalam bentuk materi maupun tenaga. Buku-buku baru yang disumbangkan menambah variasi bacaan bagi anak-anak, sementara para relawan membantu kelancaran setiap kegiatan yang digelar.
Sinergi yang Berkelanjutan
Kolaborasi yang terjalin selama pelaksanaan KKN menunjukkan bahwa pengembangan taman bacaan tidak hanya diwujudkan melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan literasi, tetapi juga melalui semangat gotong royong dalam memperbaiki pengelolaan dan fasilitas
yang dimiliki TBM.
Pengurus TBM Embun Pengetahuan, Bu Fitri, menilai bahwa keterlibatan mahasiswa KKN Tematik Literasi ITS dan partisipasi aktif warga telah membawa banyak manfaat bagi perkembangan TBM. Menurutnya, berbagai pembenahan yang dilakukan bersama menjadi modal penting untuk terus mengembangkan TBM sebagai ruang belajar yang ramah bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan oleh Bu Puspa. Ia berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan sehingga berbagai pembenahan yang telah dilakukan tidak berhenti setelah program KKN selesai, melainkan menjadi awal bagi pengembangan TBM Embun Pengetahuan di masa mendatang.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN Tematik Literasi ITS, pengurus TBM, dan masyarakat membuktikan bahwa pengembangan taman bacaan tidak hanya bergantung pada program
yang dilaksanakan, tetapi juga pada kepedulian dan keterlibatan semua pihak. Melalui semangat gotong royong tersebut, TBM Embun Pengetahuan diharapkan terus berkembang sebagai ruang belajar yang nyaman, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat.(adv/son)






