Wali Kota Pariaman Yota Balad menyebut rotasi, mutasi, dan promosi sebagai bagian dari penyegaran organisasi untuk memperkuat kinerja aparatur dan mempercepat pelayanan publik.
Pariaman, majalahfakta.id — Sebanyak 38 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad, Rabu (9/9/2026). Pergeseran jabatan tersebut disebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan efektivitas pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan berlangsung di Aula Pertemuan Balai Kota Pariaman. Dari 38 pejabat yang dilantik, satu orang merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II, tujuh pejabat administrator atau eselon III, 15 pejabat pengawas atau eselon IV, serta 15 pejabat fungsional tertentu.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan rotasi, mutasi, dan promosi merupakan dinamika yang diperlukan dalam organisasi pemerintahan. Pergeseran tersebut diharapkan mampu menjaga produktivitas sekaligus menghadirkan perspektif baru dalam pelaksanaan tugas.
“Rotasi, mutasi dan promosi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang diperlukan untuk menjaga produktivitas sekaligus menghadirkan perspektif baru dalam pelaksanaan tugas pemerintahan,” ujar Yota.
Menurutnya, penyegaran organisasi diperlukan seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, efektif, dan responsif. Karena itu, pejabat yang mendapat amanah baru dituntut segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Yota meminta seluruh pejabat yang dilantik menjaga integritas, loyalitas, disiplin, serta menjadikan pelayanan masyarakat sebagai orientasi utama dalam bekerja.
Ia menegaskan pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.
“Pelantikan ini bukan hanya sekadar acara seremonial saja, akan tetapi pelantikan ini dilakukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien,” tegasnya.
Yota juga meminta para pejabat menjalankan amanah secara maksimal, bekerja jujur dan profesional, serta mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Pariaman dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Bekerjalah dengan sepenuh hati, jujur dan profesional, dukung visi misi Pemerintah Kota Pariaman untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas,” katanya.
Sekwan Pariaman Berganti
Salah satu jabatan strategis yang berubah dalam pelantikan tersebut ialah Sekretaris DPRD Kota Pariaman. Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Pariaman Nomor 800.1.3.3/225/BKPSDM/2026, Hendri Putra, sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pariaman, dipercaya menduduki posisi tersebut.
Selain Hendri Putra, tujuh pejabat administrator juga mendapat penugasan baru.
Mereka ialah Ahmad Syaukani sebagai Camat Pariaman Timur; Januar sebagai Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; Adisman Wijaya sebagai Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM; serta Wira Budiman sebagai Kepala Bidang Kebudayaan dan Ekonomi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Kemudian Elvita sebagai Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak; Andriati sebagai Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM; serta Ratna Juita sebagai Sekretaris Camat Pariaman Timur.
Untuk jabatan pengawas, di antaranya terdapat Nover Yusman yang dipercaya sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Pasar Pariaman dan Febriawan Listianto Abidin sebagai Sekretaris Lurah Jati Hilir, Kecamatan Pariaman Tengah.
Sementara itu, 15 pejabat fungsional tertentu juga dilantik. Di antaranya Jul Hendri sebagai Dokter Ahli Pratama, Widya Suryani sebagai Medik Veteriner Ahli Pratama, dan Amelia Syafrida sebagai Auditor Ahli Pratama.
Pejabat Dituntut Buktikan Kinerja
Dengan komposisi pejabat yang baru dilantik, Pemko Pariaman berharap penyegaran organisasi tidak berhenti pada perubahan struktur dan posisi. Para pejabat dituntut membuktikan kepercayaan tersebut melalui kinerja yang terukur dan pelayanan yang dirasakan langsung masyarakat.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah tuntutan terhadap birokrasi yang tidak hanya mampu menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga cepat merespons kebutuhan publik.
Yota menekankan integritas dan profesionalisme harus menjadi landasan bagi seluruh pejabat dalam menjalankan kewenangan. Setiap jabatan, menurutnya, merupakan amanah sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan secara maksimal.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, Asisten I, Asisten II, staf ahli, serta kepala perangkat daerah beserta jajaran.
Bagi Pemko Pariaman, rotasi dan promosi pejabat diharapkan menjadi momentum memperkuat mesin birokrasi. Ukuran akhirnya bukan semata siapa yang menempati jabatan baru, melainkan seberapa efektif perubahan tersebut mampu menghadirkan pemerintahan yang lebih responsif dan pelayanan publik yang semakin berkualitas. (SS)






