FAKTA – Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) bersama PT Adaro Indonesia meluncurkan program Robotika SIGMA, Sains dan Inovasi untuk Generasi Maju Banua dan Indonesia. Program yang berkolaborasi dengan Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) tersebut, diharapkan mampu memperkuat literasi STEM bagi siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Tabalong.
Peluncuran program Robotika SIGMA ditandai dengan penyerahan simbolis perangkat pembelajaran robotika kepada perwakilan 14 Sekolah Dasar penerima manfaat. Kegiatan berlangsung pada Senin 20 Juli 2026, di Gedung Pusat Informasi Tanjung.
Program ini diimplementasikan di 14 Sekolah Dasar di Kabupaten Tabalong sebagai upaya memperluas akses pembelajaran robotika sekaligus meningkatkan literasi STEM, yaitu Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika sejak jenjang pendidikan dasar.
Ketua Yayasan Amanah Bangun Negeri, Zuraida Murdia Hamdie, yang diwakili Koordinator Program Robotika SIGMA, Rully Prameswari, menyampaikan bahwa literasi STEM menjadi pintu masuk untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau higher-order thinking skills.
Melalui program ini, siswa diharapkan mampu mengasah kemampuan berpikir kritis, berinovasi, dan berkarya melalui pembelajaran robotika yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan zaman.
“Kenapa kita memilih robotika, karena robotik ini untuk di masa ini dan masa ke depan pastinya teknologi terus berkembang dan kita juga harus ikut berinovasi dan ikut terus berkembang, jadi makanya kenapa kita melakukan program ini bersama dengan tim PRSI pusat, yang kita libatkan guru-guru sekolah dasar di Kabupaten Tabalong, ada 14 sekolah dari hari ini hingga Jumat mereka akan full mengikuti pelatihan,” ujar Rully Prameswari, Koordinator Program Robotika SIGMA YABN.
CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi, menyebut penerapan literasi robotika di tingkat Sekolah Dasar menjadikan Kabupaten Tabalong sebagai salah satu pelopor di Kalimantan Selatan bahkan di tingkat nasional. Menurutnya, berdasarkan berbagai hasil kajian, pembelajaran robotika mampu meningkatkan daya pikir, kreativitas, inovasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa, sekaligus mendorong anak-anak untuk lebih aktif berkolaborasi dalam kegiatan belajar.
“Harapan kami Bapak Ibu guru yang hari ini menjadi peserta pelatihan itu lebih melek teknologi, karena tadi saya bilang literasi robotika ini menjadi salah satu metode untuk meningkatkan daya kritis, meningkatkan daya pikir, meningkatkan kreativitas siswa-siswa SD, supaya mereka lebih bagus lagi menangkap pelajaran, sehingga ini bisa menunjang proses pembelajaran di sekolah, sehingga harapannya harus kita ukur, mudah-mudahan dampaknya positif bagi guru dan siswa-siswi sekolah,” kata Aan Nurhadi, CSR Section Head PT Adaro Indonesia.
Melalui program Robotika SIGMA, diharapkan semakin banyak siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Tabalong yang memiliki minat terhadap sains dan teknologi, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi di masa depan. (tbl/eya)






