Refleksi HUT ke-81 RI, Bupati Badung Evaluasi SDM dan Pariwisata yang Terjadi

Bupati Badung Adi Arnawa sampaikan evaluasi di HUT RI ke-81. (foto: fa/majalahfakta.id)

FAKTA – Pemerintah Kabupaten Badung menggelar Upacara Pengibaran Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Mangupraja Mandala, Senin (17/8/2026). Peringatan ini melibatkan jajaran Forkopimda, DPRD Kabupaten Badung, para penglingsir, jajaran ASN, hingga organisasi kewanitaan.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan bahwa HUT Kemerdekaan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen refleksi bersama untuk meneruskan cita-cita para pahlawan menuju Indonesia Emas 2045 melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengentasan kemiskinan.

“Peringatan ini menjadi momen bagi kita untuk merefleksikan pencapaian sebagaimana amanah pejuang bangsa menuju Indonesia yang adil dan sejahtera. Sebagai generasi penerus, dua langkah utama yang wajib kita lakukan adalah meningkatkan kualitas SDM agar sejajar di tingkat global dan meminimalkan angka kemiskinan,” ujar Bupati Adi Arnawa usai upacara.

Menjawab tantangan persaingan global serta memanfaatkan besarnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badung yang telah menembus Rp9,5 triliun hingga Rp9,8 triliun, Pemkab Badung meluncurkan program strategi di bidang pendidikan dan sosial pada anggaran tahun 2026.

Selain pembebasan biaya sekolah (biaya pendidikan gratis) di jenjang SMA, Pemkab Badung resmi membuka kuota beasiswa S1 bagi 1.205 mahasiswa Badung yang berkuliah di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

“Untuk tahun 2026 ini, kami menyiapkan kuota beasiswa S1 gratis bagi 1.205 mahasiswa. Program ini diprioritaskan untuk anak-anak dari keluarga yang berada di bawah Rp5 juta per bulan serta keluarga petani. Kami ingin memastikan tidak ada diskriminasi dalam akses pendidikan di Badung; anak dari keluarga yang kurang mampu pun harus bisa menikmati pendidikan S1,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Badung juga menyediakan kursus bahasa Inggris gratis bagi anak-anak sekolah sebagai bekal bahasa internasional. Pemkab Badung pun secara konsisten menyalurkan bantuan sosial Rp1 juta per bulan bagi warga desabilitas serta bantuan Rp2 juta menjelang hari raya keagamaan (Galungan, Idulfitri, dan Natal) bagi warga kurang mampu.

Dalam sesi wawancara mengenai sektor pariwisata yang menyumbang 75% pendapatan daerah, Bupati Adi Arnawa memaparkan langkah-langkah konkret pemerintah daerah dalam menyelesaikan permasalahan infrastruktur dasar, khususnya kemacetan lalu lintas, sampah, dan pembersihan udara.

Dalam kurun waktu kepemimpinan Adi Arnawa saat ini, Pemkab Badung memfokuskan pengerjaan tiga ruas jalan strategis di titik-titik kepadatan ( bottleneck ) Badung Selatan. Ketiganya meliputi pembangunan Akses Jalan Lingkar Selatan Uluwatu yang menargetkan penyelesaian fisik pada tahun 2027, pembukaan jalur alternatif Berawa–Canggu sepanjang 4,7 kilometer yang menembus kawasan Banyu Semer hingga Batu Belig, serta penataan akses jalan penghubung dari Central Parkir Uluwatu menuju Pantai Melasti

“Pariwisata Badung adalah lokomotif ekonomi daerah. Kami tidak bisa berdiam diri melihat masalah kemacetan yang mengganggu kenyamanan wisatawan. Pembangunan tiga akses jalan baru ini sudah mulai berjalan fisiknya dan diyakini akan memperkuat ekosistem ekosistem serta mendongkrak kesejahteraan krama Badung,” pungkas Bupati Adi Arnawa. (fa)