Partai Buruh Lantik Pengurus Exco Pusat, Organisasi Sayap dan Badan Saksi Nasional Periode 2026–2031

Said Iqbal, Presiden Partai Butuh melantik jajaran Pengurus Pleno Dewan Eksekutif Pusat (Exco Pusat), Organisasi Sayap, serta Badan Saksi Nasional Partai Buruh periode 2026–2031. (Foto: Dina/majalahfakta.id)

FAKTA – Said Iqbal memimpin langsung pelantikan jajaran Pengurus Pleno Dewan Eksekutif Pusat (Exco Pusat), Organisasi Sayap, serta Badan Saksi Nasional Partai Buruh periode 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Senin (29/6/2026).

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi guna memperkuat struktur kepengurusan di tingkat pusat. Langkah tersebut dipersiapkan untuk menghadapi berbagai agenda politik mendatang sekaligus memperkuat perjuangan dalam membela kepentingan pekerja, petani, nelayan, serta kelompok masyarakat kecil.

Pengangkatan Pengurus Pleno Exco Pusat mengacu pada Keputusan Komite Eksekutif Partai Buruh Nomor 11 Tahun 2026. Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa susunan kepengurusan terdiri atas ketua, sekretaris, deputi, dan anggota bidang yang berada di bawah koordinasi serta bertanggung jawab kepada Wakil Presiden Partai sesuai bidang masing-masing.

Selain itu, Partai Buruh juga menetapkan Keputusan Komite Eksekutif Nomor 12 Tahun 2026 mengenai pengangkatan Pengurus Badan Saksi Nasional periode 2026–2031. Badan ini bertanggung jawab langsung kepada Presiden Partai Buruh dan secara operasional dikoordinasikan oleh Wakil Presiden Urusan Kepemiluan, Politik, Hukum, dan Keamanan.

Dalam surat keputusan tersebut ditegaskan bahwa Presiden Partai Buruh memiliki kewenangan melakukan perubahan maupun pergantian antarwaktu terhadap kepengurusan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Rangkaian pelantikan ditutup dengan pengucapan ikrar jabatan yang dipimpin langsung oleh Said Iqbal. Seluruh pengurus menyatakan komitmennya untuk setia kepada Pancasila, UUD 1945, menjaga keutuhan NKRI, serta menjalankan AD/ART, Manifesto Politik, dan seluruh keputusan organisasi.

Para pengurus juga menegaskan tekad untuk mengutamakan kepentingan rakyat pekerja, buruh, petani, nelayan, dan seluruh lapisan masyarakat. Mereka berkomitmen melaksanakan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, disiplin, kejujuran, serta integritas.

Pelantikan ini diharapkan semakin memperkuat soliditas internal Partai Buruh sekaligus meningkatkan kesiapan organisasi dalam mengawal hak-hak pekerja, memperkokoh demokrasi, serta memperluas partisipasi politik melalui organisasi sayap dan lembaga pendukung di seluruh Indonesia.

Pelantikan ini menjadi bagian dari penguatan organisasi Partai Buruh agar semakin solid dalam memperjuangkan hak pekerja, petani, nelayan, dan seluruh lapisan masyarakat melalui kerja politik yang berintegritas. (Dina)