FAKTA – Direktorat Jenderal Imigrasi memastikan kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan sarana prasarana (sarpras) untuk mendukung operasional penerbangan internasional di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu. Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi serta penguatan kapasitas petugas di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek pelayanan keimigrasian, mulai dari kesiapan personel, sistem pemeriksaan, hingga infrastruktur pendukung, telah memenuhi standar sebelum operasional penerbangan internasional dimulai.
Ketua Tim Standardisasi dan Prosedur Pemeriksaan Tempat Pemeriksaan Imigrasi Udara Direktorat Tempat Pemeriksaan Imigrasi, Gusti Galuh Ratnasari, mengatakan selain melakukan monitoring dan evaluasi, pihaknya juga memberikan penguatan kapasitas kepada petugas yang akan bertugas di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.
“Agenda kedua adalah penguatan kapasitas SDM. Dalam penguatan kapasitas tersebut, ada beberapa tema yang menjadi materi pelatihan, yaitu tata cara pemeriksaan meliputi profiling dan document examination, Passenger Analysis Unit (PAU), serta sistem kerja,” ujar Gusti Galuh.
Menurutnya, pelatihan tersebut bertujuan menyamakan standar pelayanan seluruh petugas sehingga proses pemeriksaan keimigrasian dapat berlangsung profesional, cepat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan, sebagian petugas telah memiliki pengalaman bertugas di bandara internasional. Namun, Direktorat Tempat Pemeriksaan Imigrasi tetap berkewajiban memastikan seluruh personel memiliki standar kompetensi dan pelayanan yang sama.
“Modal dasarnya sebenarnya sudah ada karena beberapa petugas yang bertugas di sini memiliki pengalaman bekerja di bandara internasional. Namun, menjadi kewajiban Direktorat kami untuk memastikan seluruh petugas memiliki standar yang sama,” katanya.
Sebanyak 15 personel dijadwalkan mengikuti pelatihan yang berlangsung sekitar tiga jam dengan empat materi utama yang difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis pemeriksaan keimigrasian. Jumlah peserta masih dapat berubah menyesuaikan data terbaru dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, mengatakan monitoring dan evaluasi dari Direktorat Jenderal Imigrasi menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan pelayanan keimigrasian di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.
Menurutnya, kesiapan SDM yang didukung sistem pemeriksaan serta sarana dan prasarana yang memadai menjadi faktor utama dalam memberikan pelayanan kepada penumpang penerbangan internasional.
“Monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh aspek pelayanan keimigrasian siap mendukung operasional penerbangan internasional di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri. Dengan dukungan infrastruktur yang optimal dan SDM yang kompeten, kami optimistis pelayanan dapat berjalan secara profesional dan sesuai standar,” ujar Muhammad Akmal.
Melalui monitoring, evaluasi, dan penguatan kapasitas tersebut, Direktorat Jenderal Imigrasi menargetkan seluruh layanan pemeriksaan keimigrasian di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu dapat beroperasi secara optimal saat penerbangan internasional mulai dilayani. (mad)






