Firman Nahkodai PKB Padang Pariaman 2026–2031, Bidik Tambahan Kursi dan Kursi Pimpinan DPRD pada Pemilu 2029

Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman, Firman, Pimimpin PKB Padang Pariaman. (foto: ss/majalahfakta.id)

FAKTA – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Padang Pariaman resmi dipimpin Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman, Firman, untuk masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut menjadi titik awal konsolidasi internal partai dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus menyusun strategi menghadapi berbagai agenda politik, termasuk Pemilu 2029.

Mengawali kepemimpinannya, Firman menempatkan penguatan posisi politik PKB di DPRD Padang Pariaman sebagai salah satu prioritas utama. Saat ini, PKB memiliki lima kursi di DPRD dan menjadi salah satu kekuatan politik yang berpengaruh dalam dinamika pemerintahan daerah.

Firman mengatakan amanah yang diterimanya akan dijawab melalui penguatan organisasi secara menyeluruh. Langkah pertama yang akan dilakukan ialah memperkokoh kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan nagari agar mesin partai bekerja lebih efektif dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Penguatan struktur organisasi menjadi fondasi utama. Kami ingin memastikan seluruh kepengurusan, mulai dari tingkat kabupaten hingga nagari, bergerak secara solid untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,” kata Firman.

Menurut dia, hubungan antara partai dan masyarakat harus dibangun secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang pemilu. Kehadiran partai di tengah masyarakat, kata Firman, harus diwujudkan melalui kerja nyata dan keterlibatan dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Dengan wilayah politik yang terbagi dalam empat daerah pemilihan (dapil), seluruh kader dan pengurus akan didorong lebih aktif membangun basis dukungan di setiap wilayah. Firman menargetkan PKB tidak hanya mampu mempertahankan lima kursi yang dimiliki saat ini, tetapi juga meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029.

Ia menilai peluang tersebut cukup terbuka mengingat PKB memiliki kader-kader yang kini dipercaya menduduki berbagai posisi strategis, baik di lembaga legislatif maupun pemerintahan. Menurutnya, modal sumber daya manusia yang dimiliki partai harus dioptimalkan melalui kerja politik yang terukur dan terorganisasi.

Selain menambah jumlah kursi legislatif, Firman mengungkapkan PKB juga membidik posisi pimpinan DPRD Padang Pariaman pada periode mendatang. Target tersebut, menurut dia, hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen partai mampu menjaga soliditas dan bekerja secara terkoordinasi hingga ke tingkat akar rumput.

Firman menegaskan partai politik tidak boleh hadir hanya saat masa kampanye. Ia menilai kepercayaan publik akan tumbuh apabila partai mampu menjaga komunikasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan kekompakan seluruh kader dan komitmen untuk terus melayani masyarakat, kami yakin PKB Padang Pariaman dapat meraih hasil yang lebih baik dan meningkatkan posisi politiknya pada pemilu mendatang,” ujar Firman.

Ia kembali menekankan bahwa penguatan kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan nagari akan menjadi fokus utama selama masa kepemimpinannya. Menurut dia, struktur organisasi yang kuat merupakan prasyarat untuk memperluas dukungan masyarakat sekaligus memastikan setiap program partai berjalan efektif.

Penetapan Firman sebagai Ketua DPC PKB Padang Pariaman periode 2026–2031 merupakan bagian dari proses pembentukan kepengurusan definitif DPC PKB di seluruh Sumatera Barat yang dilakukan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB. Dengan kepengurusan baru tersebut, PKB Padang Pariaman mulai menyusun langkah konsolidasi organisasi sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik lima tahun mendatang. (SS)