FAKTA – Di balik dinding rumah yang mulai rapuh dan atap yang tak lagi mampu menahan derasnya hujan, tersimpan harapan panjang warga akan tempat tinggal yang layak. Harapan itu seolah menemukan jawabannya ketika Ketua TP PKK Provinsi Aceh yang juga istri Gubernur Aceh, Marlina Muzakir Manaf yang akrab disapa Kak Na, hadir langsung meninjau kondisi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Teupah Tengah, Kamis. (6/8/2026).
Kak Na meninjau dua unit rumah warga di Desa Simpang Abail dan Desa Abail. Kehadirannya bukan sekadar inspeksi fisik bangunan yang memprihatinkan, melainkan bentuk kepedulian nyata untuk mendengarkan kisah hidup masyarakat serta memberikan semangat kepada keluarga yang selama ini bertahan dalam keterbatasan.
Suasana haru menyelimuti setiap titik kunjungan. Senyum yang bercampur air mata terlihat jelas dari wajah para penghuni rumah saat merasakan perhatian langsung dari seorang pemimpin daerah. Bagi mereka, kehadiran Kak Na menjadi bukti konkret bahwa pemerintah hadir untuk melihat, mendengar, dan merasakan denyut kehidupan rakyatnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Na didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Simeulue, Lulu Nasrun Mikaris, beserta jajaran TP PKK Kabupaten Simeulue. Turut hadir pula Camat Teupah Tengah, Drh. Ikhwan Jamil, M.Si., perwakilan TP PKK Kecamatan, Baitul Mal, Kepala UPTD Puskesmas Teupah Tengah Yunizar, Kapolsek dan Danramil Teupah Tengah, serta para kepala desa dan perangkat desa setempat.
Camat Teupah Tengah, Drh. Ikhwan Jamil, M.Si., menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan.
“Hari ini bukan sekadar kunjungan ke rumah warga, tetapi kunjungan yang menghadirkan harapan. Ketika seorang pemimpin datang melihat langsung kondisi masyarakat, di situlah tumbuh keyakinan bahwa pemerintah benar-benar hadir untuk rakyatnya. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kak Na beserta rombongan, termasuk Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Simeulue, atas perhatian dan kepedulian yang diberikan,” ujar Ikhwan Jamil.
Ikhwan menambahkan bahwa rumah bukan sekadar tempat berteduh, melainkan ruang tumbuhnya harapan, pendidikan anak-anak, serta fondasi kehidupan keluarga yang lebih baik. Oleh karena itu, Pemerintah Kecamatan berkomitmen terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Simeulue, Pemerintah Aceh, Baitul Mal, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperjuangkan terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan hunian yang layak.
Kunjungan Kak Na di Teupah Tengah menjadi gambaran bahwa kepemimpinan yang berpihak pada rakyat diwujudkan melalui langkah nyata: menyusuri jalan desa, mengetuk pintu rumah warga, mendengar keluh kesah, dan membawa secercah harapan.
Di penghujung kegiatan, doa-doa tulus mengiringi langkah rombongan. Bagi warga, perhatian yang hadir hari itu bukan sekadar formalitas kunjungan, melainkan cahaya harapan menuju masa depan yang lebih layak, sejahtera, dan bermartabat. (F-472)






