Lamongan, majalahfakta.id – Sinergi antar lembaga dan jajaran TNI AD terus diperkuat demi menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah. Pada Selasa (8/9/2026), Babinsa Desa Lebakadi Koramil 0812/13 Sugio, Koptu Ainul, melaksanakan pendampingan langsung penyaluran bantuan air bersih sebanyak 12.000 liter dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo untuk mengairi lahan pertanian warga di Dusun Lebak, Desa Lebakadi, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.
Langkah tanggap darurat ini ditempuh guna mengantisipasi keterbatasan pasokan air irigasi yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman padi masyarakat setempat. Penyaluran pasokan air tersebut difokuskan pada area pesawahan seluas dua hektar yang membutuhkan suplai air secara cepat dan terukur.
Kegiatan pendampingan pertanian tersebut turut dihadiri oleh perwakilan BBWS Bengawan Solo, Ashari, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA), Satrio, Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Lebakadi, Minarti, Kepala Dusun Lebak, Karsan, serta Babinsa Koptu Ainul yang mengawal jalannya alokasi air hingga ke titik sasaran.
Kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya sekadar memantau aliran pasokan air, namun juga membantu mengatur distribusi teknis agar penyiraman lahan berjalan optimal. Pendampingan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama masyarakat dalam mengawal program ketahanan pangan nasional di tingkat desa.
Proses pengairan dilakukan secara bertahap menggunakan armada armada tangki dari BBWS Bengawan Solo. Armada pertama dikerahkan untuk menyuplai pasokan air pada area sawah seluas satu hektar pertama guna menjaga tingkat kelembapan tanah yang mulai mengering.
Selanjutnya, armada tangki berikutnya kembali menyalurkan sisa bantuan air untuk membasahi area persawahan seluas satu hektar sisanya. Skema penyaluran terbagi ini dinilai efektif dalam memastikan pemerataan distribusi air di lokasi pertanaman warga.Petugas PPL Wilayah Lebakadi, Ibu Minarti, mengapresiasi respons cepat dan dukungan lintas sektor, khususnya dari pihak BBWS Bengawan Solo serta jajaran TNI AD yang responsif terhadap kendala ketersediaan air yang dihadapi para petani di Dusun Lebak.
Sinergi antara aparat teritorial, instansi teknis pengairan, dan pemerintah desa setempat ini membuktikan solidnya koordinasi di lapangan saat menangani potensi ancaman gagal panen akibat dampak kekurangan air di musim tanam.
Seluruh rangkaian kegiatan pendampingan penyaluran bantuan air dari BBWS Bengawan Solo di Dusun Lebak berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala teknis. Pasokan air yang diterima disambut baik oleh para petani yang menggantungkan mata pencahariannya pada produktivitas lahan tersebut.
Melalui sinergi yang kuat antara TNI, BBWS, PU SDA, dan kelompok tani, Kodim 0812/Lamongan terus berkomitmen untuk senantiasa hadir memberi solusi atas permasalahan di tengah masyarakat demi mewujudkan Lamongan yang makin sejahtera dan tangguh. (Ari)






