Seragam Sekolah Gratis Padang Pariaman, Beban Orang Tua Berkurang dan Siswa Makin Percaya Diri

Sekdakab Padang Pariaman serahkan seragam sekolah gratis. Bantuan tersebut diserahkan kepada siswa baru SMP Negeri 1 Ulakan Tapakis, Rabu (9/9/2026). (Foto: SS)

Program Pemkab Padang Pariaman mendapat dukungan DPRD. Legislatif berkomitmen mengawal keberlanjutan anggaran agar bantuan seragam sekolah terus dirasakan masyarakat.

Padang Pariaman, majalahfakta.id — Kebutuhan seragam sekolah yang kerap menjadi beban pengeluaran keluarga pada awal tahun ajaran coba dijawab Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, melalui program seragam sekolah gratis. Bantuan tersebut diserahkan kepada siswa baru SMP Negeri 1 Ulakan Tapakis, Rabu (9/9/2026).

Tak sekadar membagikan perlengkapan sekolah, program itu diarahkan untuk memastikan kebutuhan dasar siswa tidak menjadi penghalang mereka mengikuti proses pendidikan. Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut sekaligus meningkatkan semangat dan kepercayaan diri siswa dalam belajar.

Penyerahan seragam dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara, didampingi jajaran pemerintah daerah. Para siswa tampak antusias menerima seragam yang akan digunakan selama mengikuti pendidikan di sekolah tersebut.

Hendra mengatakan program seragam gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya meringankan beban ekonomi keluarga.

“Semoga seragam yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak kita, menambah semangat belajar, serta membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah,” ujar Hendra.

Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap pendidikan tidak berhenti pada penyediaan perlengkapan sekolah. Para siswa juga memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga disiplin, dan mengejar prestasi.

Hendra mengajak para siswa menjadikan bantuan tersebut sebagai penyemangat untuk meningkatkan kualitas diri. Pendidikan, kata dia, menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi masa depan.

DPRD: Program Menyentuh Kebutuhan Dasar

Program seragam sekolah gratis tersebut mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Padang Pariaman. Anggota DPRD Padang Pariaman dari Fraksi PKB, Syafrinaldi, menilai kebijakan tersebut memiliki nilai strategis karena manfaatnya langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Syafrinaldi, bantuan seragam tidak semestinya dipandang sebatas kegiatan pembagian perlengkapan sekolah. Program tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

“Program ini sangat bermanfaat dan menyentuh bagian yang mendasar dari masyarakat. Kami di DPRD tentu memberikan dukungan terhadap program seperti ini,” ungkap Syafrinaldi.

Ia menilai program pemerintah yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat perlu mendapat dukungan bersama, termasuk dari sisi kebijakan dan penganggaran.

Karena itu, Syafrinaldi menegaskan DPRD akan mengawal keberlanjutan program tersebut sehingga tidak berhenti sebagai program sesaat.

“Kita berharap program ini dapat berjalan setiap tahunnya. Dari sisi DPRD, tentu kita akan kawal penganggarannya agar program yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat ini dapat terus dilanjutkan,” tegasnya.

Bukan Sekadar Seragam

Dukungan legislatif memperkuat posisi program seragam sekolah gratis sebagai salah satu kebijakan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi pemerintah daerah dan DPRD dinilai menjadi faktor penting agar program serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Bagi keluarga, bantuan seragam dapat mengurangi salah satu komponen pengeluaran ketika anak memasuki tahun ajaran baru. Dengan demikian, anggaran keluarga yang sebelumnya dialokasikan untuk membeli seragam dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan lainnya.

Program tersebut juga membawa pesan bahwa pemerataan pendidikan bukan hanya menyangkut kesempatan anak masuk sekolah, tetapi juga memastikan mereka dapat mengikuti pembelajaran dengan fasilitas dasar yang memadai.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman di bawah kepemimpinan Bupati John Kenedy Azis menempatkan pembangunan sumber daya manusia dan pemerataan akses pendidikan sebagai bagian penting pembangunan daerah.

Melalui program seragam gratis, pemerintah berharap keterbatasan ekonomi tidak membuat anak merasa minder atau kehilangan kesempatan untuk belajar secara optimal.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan program tersebut bukan semata-mata berapa banyak seragam yang dibagikan. Yang lebih penting ialah sejauh mana bantuan itu mampu menjaga anak tetap bersekolah, meningkatkan semangat belajar, serta membuka ruang bagi mereka untuk meraih prestasi.

Seragam boleh menjadi bantuan awal. Namun, bagi generasi muda Padang Pariaman, pendidikan tetap menjadi jalan panjang untuk membangun masa depan daerah. (SS)