Salfianto Tekankan Pentingnya Sinergi, SMPN 1 Teupah Tengah Gelar Seminar Parenting Perdana

Plh. Kabid Dikdasmen Simeulue, Salfianto, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Sahirman, memberikan arahan strategis dalam Seminar Parenting yang digelar oleh SMP Negeri 1 Teupah Tengah di gedung sekolah setempat, Kamis (16/7/2026). (Foto: Ist/majalahfakta.id)

FAKTA – SMP Negeri 1 Teupah Tengah menyelenggarakan Seminar Parenting sebagai langkah strategis mempererat kemitraan antara sekolah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan peserta didik, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Salfianto, M.M., selaku Pelaksana Harian Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue, Sahirman, S. Ag, M.Si.

Kepala SMP Negeri 1 Teupah Tengah, Hajjatun Khairah, S.Si.Gr., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah semata, melainkan memerlukan dukungan serta keterlibatan aktif orang tua. Kolaborasi yang baik menjadi kunci utama dalam mendampingi, membimbing, dan menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.

“Seminar Parenting ini merupakan kegiatan perdana yang kami inisiasi untuk menyelaraskan pola pendidikan di sekolah dan lingkungan keluarga,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah juga memperkenalkan program unggulan terbaru yakni Kelas Plus Bersubsidi Tahfiz yang akan mulai dibuka pada Tahun Ajaran 2026/2027. Program ini dirancang untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga berkarakter kuat dan memiliki pemahaman agama yang mendalam.

Sementara itu, Salfianto, M.M., menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Atas nama Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Dinas Pendidikan, ia menilai inisiatif ini sangat positif dan bermakna.

“Pertemuan seperti ini menjadi awal terbangunnya kemitraan yang kuat antara sekolah dan keluarga dalam mendidik anak-anak kita,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi berkelanjutan antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Diharapkan kebersamaan ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif guna melahirkan generasi Simeulue yang beriman, berkarakter, cerdas, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Dalam sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan dari Marliana, S.Pd., yang mengupas tuntas mengenai pola asuh positif, strategi pendampingan anak, serta peran strategis orang tua dalam mendukung perkembangan karakter dan prestasi pendidikan peserta didik. (F-472)