Perkuat Transformasi, ITDC Nusa Dua Luncurkan Pertunjukan Budaya Cipta Kolaborasi Rwa Loka di Pulau Peninsula

Cipta Rwa Loka by Naluri Manca di Taksu Art Stage oleh ITDC. (foto: fa/majalahfakta.id)

FAKTA – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat langkah transformasi The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia. Terbaru, ITDC secara resmi meluncurkan acara budaya bertajuk modern “Cipta Rwa Loka by Naluri Manca” pada Jumat (24/7/2026) malam di Taksu Art Stage, Peninsula Island, The Nusa Dua, Badung, Bali.

Inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi program Customer Experience (CX) 100 Danantara, yang fokus pada penciptaan nilai tambah pengalaman wisatawan (customer experience) melalui penyajian seni budaya lokal yang berkualitas, autentik, dan efektif.

General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menjelaskan bahwa pengembangan atraksi seni budaya merupakan salah satu kunci strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas kunjungan sekaligus memperpanjang lama tinggal (length of stay) wisatawan di kawasan The Nusa Dua.

“Kehadiran Cipta Rwa Loka memperkuat diferensiasi The Nusa Dua sebagai destinasi kelas dunia yang tidak hanya menawarkan fasilitas premium dan keindahan alam, tetapi juga pengalaman budaya yang autentik. Kami percaya kualitas pengalaman pengunjung adalah faktor utama dalam mendorong loyalitas wisatawan,” ungkap I Made Agus Dwiatmika dalam keterangannya.

Sentuhan Filosofi Rwa Bhineda dan Efek Glow in the Dark

Atraksi Cipta Rwa Loka merupakan karya pertunjukan spektakuler dari Naluri Manca, komunitas seni Bali berprestasi yang berdiri sejak 2020 dan pernah meraih rekor MURI pada tahun 2024. Pementasan ini terinspirasi dari filosofi Bali Rwa Bhineda , yakni makna keseimbangan antara dua unsur yang saling melengkapi dalam kehidupan.

Secara etimologi, Cipta merepresentasikan kesadaran dan daya kreativitas manusia, Rwa mewakili simbol dualitas, serta Loka merepresentasikan ruang kehidupan tempat dinamika tersebut berlangsung.

Pertunjukan ini mengawinkan tradisi dan modernitas melalui perpaduan koreografi magis, penataan musik, kostum artistik, serta sentuhan teknologi visual modern dengan efek glow in the dark yang menghidupkan suasana panggung terbuka Peninsula Island.

Sajikan Aktivitas Malam dan Tiket Rutin Mulai Agustus 2026

Penyelenggaraan pertunjukan ini diproyeksikan menjadi penguat ekosistem pariwisata malam (atraksi malam hari) di kawasan The Nusa Dua. Langkah kolaboratif dengan pelaku ekonomi kreatif lokal ini juga bertujuan untuk mendorong pelestarian budaya serta menciptakan nilai manfaat bersama (shared value) bagi masyarakat Bali.

Pementasan perdana telah diluncurkan secara gratis (gratis masuk) pada Jumat (24/7/2026). Selanjutnya pementasan Cipta Rwa Loka akan digelar secara rutin setiap hari Sabtu pukul 19.00–20.00 WITA di Taksu Art Stage, Peninsula Island. Sedangkan tarif tiket reguler sebesar Rp250.000 per orang akan mulai diberlakukan secara resmi per 1 Agustus 2026.

“Melalui aktivasi ini, kami optimistis Nusa Dua semakin kukuh sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan yang berdaya saing global, melengkapi fasilitas MICE, akomodasi internasional, dan rekreasi dengan atraksi seni budaya yang autentik,” pungkas Agus Dwiatmika. (fa)