Daerah  

Wakil Ketua Dewan Pers Saksikan Pelantikan Pengurus JMSI Jatim

Ketua JMSI Jatim Syaiful Anam kibarkan bendera JMSI. (foto: ist/majalahfakta.id)

FAKTA – Wakil Ketua Dewan Pers Bidang Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Yogi Hadi Ismanto menghadiri dan menyaksikan pelantikan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jatim periode 2025-2030.

Pelantikan dipimpin Ketua Umum JMSI Pusat Dr. Teguh Santosa dan Sekretaris Platform Digital Iqbal Irsyad, di Grand Mercure Hotel Surabaya, Rabu (10/6/2026).

Usai pelantikan pengurus JMSI Jatim, Wakil Ketua Dewan Pers Yogi, menjadi narasumber FGD “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik”, bersama dua narasumber lainnya, Dr. Surokim, S.Sos, SH, M,Si, Wakil Rektor Universitas Negeri Trunujoyo Madura (UTM) dan Teguh Santosa Ketum JMSI Pusat.

Pada acara FGD dengan moderator Lutfil Hakim, Ketua PWI Jatim sekaligus Ketua Pembina JMSI Jatim, Yogi memaparkan tentang profesionalisme media melalui : Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Pendataan dan Verifikasi Perusahaan Pers serta Literasi dan Pemantapan profesi.

Perusahaan pers yang telah terverifikasi memperoleh legitimasi perusahaan pers yang sehat dan professional, baik operasional, tata kelola, dan produk jurnalistiknya, jelas Yogi.

Verifikasi Tidak Wajib

Kendati demikian, Yogi menegaskan, bahwa verifikasi perusahaan pers “tidak wajib”, sebagaimana kerap dipersepsikan sebagian kalangan. “Verifikasi itu merupakan hak perusahaan pers untuk mendapatkan pengakuan bahwa perusahaan tersebut telah memenuhi standar yang ditetapkan Dewan Pers,” katanya.

Tidak hanya itu, ujar Yogi, kepada peserta FGD yang diikuti 200 peserta itu. “Sama seperti Uji Kompetensi Wartawan (UKW)”, itu juga hak wartawan. Tujuannya, untuk memperoleh pengakuan kompetensi dari negara dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Jadi, pada dasarnya, Dewan Pers, mengamanatkan fungsi pendataan dan pencatatan perusahaan pers, ujar Yogi yang mengaku wong Jawa Timur, asal Malang itu.

Marwah Jurnalisme

Sementara itu Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa mengapresiasi JMSI Jatim yang telah menunjukkan peran strategis dalam membantu dan membina perusahaan-perusahaan pers yang menjadi anggotanya.

“Derasnya arus digitalisasi dan distrupsi industri media, kiprah ini patut diapresiasi karena tidak mudah menjaga marwah jurnalisme di tengah tekanan ekonomi dan algoritma platform,” ujar Teguh.

Ia juga menyoroti kondisi industri media yang menghadapi tekanan ekonomi cukup berat. Di satu sisi jumlah perusahaan media dan wartawan terus bertambah, sementara sumber pendapatan industri media justru semakin terbatas.

Hal senada juga disampaikan Dr. Surokim, S.Sos, SH, M,Si, Wakil Rektor Universitas Negeri Trunujoyo Madura (UTM). Dosen asal Lamongan ini, menyoroti perkembangan media dan visi misi pengelolanya.

Menurutnya banyak pemilik media online hanya ikut-ikutan membuat media tanpa ada visi, inovasi dan evaluasi.

Peningkatan Kapasitas

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyampaikan apresiasi terhadap peran JMSI dalam menjawab tantangan transformasi media di era digital.

Pemprov Jatim, lanjut Sherlita, siap memperkuat kolaborasi dengan JMSI melalui berbagai program peningkatan kapasitas, termasuk pengembangan platform Klinik Hoaks yang selama ini dikelola Kominfo Jatim.

Pada kesempatan itu Kominfo Jatim memaparkan panduan penggunaan klinik hoak dan memberikan dorprize kapada peserta.

Pelantikan Istimewa

Ketua JMSI Jatim Syaiful Anam menyatakan pelantikan ini istimewa karena disaksikan langsung Pimpinan Dewan Pers. Selain itu pengurus JMSI Jatim yang dilantik ini 80 persen wajah baru dan lebih muda. Selain itu jika selama ini dominan asal Surabaya, maka saat ini terdiri dari berbagai Kabupaten dan Kota di Jatim,” ujarnya.

JMSI Jatim menurut Syaiful Anam, berkomitmen membantu anggotanya sehingga memiliki perusahaan dan produk pemberitaan yang baik dengan berbagai pelatihan, pendidikan, seminar, FGD dan/atau lokakarya. “Selain itu menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah, perusahaan, organisasi dan kelompok yang bermanfaat,” pungkasnya.

Pada acara tersebut JMSI Jatim memberikan penghargaan berupa JMSI Jatim Award kepada tokoh, pemangku kebijakan pemerintah, TNI dan korporasi yang telah berjasa kesejahteraan masyarakat serta mendukung keberlangsungan dan perkembangan media siber berkualitas.

Mereka adalah : Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Jatim, Dr. Aries Agung Paewai S.STP., M.M, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur. Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir Sedangkan korposari JMSI Jatim Award diberikan kepada PT AKR, dan PT SKK Migas Jabanusa. (yra)