FAKTA – 1 Juni 2026 Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni. Ini sumpah setia prajurit Divif 2 Kostrad: siap mati untuk NKRI, titik.
Senin pagi, Malang-Surabaya panas. Bukan cuma karena matahari, tapi karena semangat prajurit. Kasdivif 2 Kostrad Brigjen TNI Septa Viandi DP. S.IP., M.Han., turun langsung upacara di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Irdivif 2 Kostrad Brigjen TNI Indra Heri SE., pimpin pasukan di Balai Kota Malang. Bersamaan, Markas Divif 2 Kostrad bergemuruh saat Aster Kasdivif 2 Kostrad Letkol Inf Andi Lulianto jadi Irup.
Tak ada yang main-main. Barisan tegak, wajah keras, penghormatan penuh untuk pendiri bangsa yang taruhkan nyawa demi Pancasila jadi fondasi NKRI.
Sapta Marga Harga Mati
Prajurit TNI tak kenal kompromi soal ideologi. Sapta Marga ke-1 sudah jelas: “Kami Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendikan Pancasila.”
Artinya apa? Pancasila itu napas. Landasan moral. Etika tempur. Tanpa itu, prajurit bukan siapa-siapa. Dengan itu, mereka tameng bangsa. Menjaga kedaulatan, mempertahankan sejengkal tanah pun haram lepas, melindungi rakyat sampai titik darah penghabisan.
Amanat Tegas: Pancasila Senjata Hadapi Dunia
Amanat Kepala BPIP yang dibacakan lantang: Pancasila bukan pajangan. Ini senjata moral bangsa hadapi kekacauan global. Indonesia berdiri tegak karena Pancasila, dan wajib jadi penengah dunia. Jembatani perbedaan, dorong dialog, teriakkan kemanusiaan. Buktinya? Pasukan Garuda di misi perdamaian dunia. Nyata, bukan omong kosong.
Divif 2 Kostrad: Buktikan, Bukan Janji
Prajurit Divif 2 Kostrad tak banyak bicara. Mereka bergerak. Amalkan Pancasila lewat:
- Siaga tempur jaga perbatasan
- Turun cepat saat bencana melanda
- Kawal habis program pembangunan nasional
- Manunggal bersama rakyat, susah senang jadi satu
1 Juni 2026 Jadi Cambuk
Peringatan ini bukan nostalgia. Ini tamparan pengingat: persatuan harga mati, profesionalisme wajib naik level, pengabdian jangan kendor. Pedoman cuma satu: Pancasila.
“Pancasila bukan teks di kertas. Pancasila itu jiwa. Selama jiwa itu ada, prajurit TNI tak akan mundur selangkah pun bela bangsa.”
(F1015)






