FAKTA – Pengadaan Smart TV lagi disorot seperti kasus di Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim, KPK sudah menetapkan Tersangka Sekretaris Dinas Pendidikan Muara Enim Abi Nurwandani, Bupati Muara Enim Edison dan pihak swasta, dalam operasi tangkap tangan.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muara Enim, Abi Nurwardani, resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa, termasuk pengadaan smart board atau smart TV di lingkungan dinas tersebut.
Kronologi modus Perusahaan yang terpilih melalui skema penunjukan langsung yaitu Hisense, perusahaan elektronik dari Tiongkok. Perusahaan itu menganggarkan harga Rp 26 juta per unit. “Harga ini bermasalah karena Kementerian tidak memiliki harga perkiraan sendiri.
Seharusnya, dokumen HPS dipublikasikan kepada publik. Tanpa keterbukaan, publik tidak akan pernah tahu apakah nilai kontrak yang ditetapkan sesuai dengan standar pasar atau justru mengandung potensi penggelembungan ungkap” Ketua DPN LIDIKKRIMSUS RI Ossie Gumanti kepada FAKTA, Rabu (24/6/2026).
Proyek tersebut mengunakan mekanisme pengadaan langsung. Menurut dia, metode itu berpotensi menyalahi ketentuan Peraturan Presiden No 46 tahun 2025 terkait Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Pasal 38 ayat 3 huruf (a). Aturan itu disebutkan penunjukkan langsung paling banyak bernilai Rp 200.000.000,” kata Ossie dalam keterangan resminya, Rabu (24/6/2026).
Ossie Gumanti mendesak kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dapat menelusuri Pengadaan Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Muara potensi nya sama saat ini perkara yang sedang ditangani KPK.
Sekedar informasi jumlah sekolah dasar di kabupaten Lahat jumlahnya ada 302 sekolah negeri sedangkan SMP jumlahnya 76 sekolah,
Kalau setiap SD di kabupaten Lahat mendapatkan smart TV 75 ins merek hisense seharga Rp 26 Juta total Rp 7.852.000,000,00;
Sementara untuk SMP ada 76 sekolah Rp 1,976.000,000;00
Total Rp 10 Milyar lebih.
Mantan Kabid SD Dinas Pendidikan Lahat Jaszuli saat dikonfirmasi wartawan di temui dikantornya di Litbang belum bisa dikonfirmasi
Sementara Kabid SMP Heriyanto saat dikonfirmasi wartawan belum lama ini dijawabnya dengan singkat ” setiap sekolah mendapatkan 1 unit
Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Lahat Saat dikonfirmasi wartawan Rabu (24/6/2026) Assalamualaikum ji Dinas Pendidikan Lahat dapet pengadaan TV Smart TV Smart Board 75 inc merek hisense tahun 2025; untuk SD dan SMP nak klarifikasi dan konfirmasi berapo SD dan SMP mks hanya dibaca tidak memberikan tanggapannya saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat Whatsapp malam ini 20.20 WIB. Hingga berita ini di-publish belum memberikan hak jawabnya. (Bambang MD)






