FAKTA – Ratusan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Cipayung Plus Kabupaten Lahat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Daerah Lahat, Senin (6/7/2026).
Massa menuntut Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, untuk mencopot Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol Kabupaten Lahat, R.A.
Aksi ini dipicu dugaan pelecehan yang dilakukan R.A terhadap seorang perempuan muda inisial A melalui pesan WhatsApp. Korban diketahui merupakan ASN di lingkungan Pemda Lahat dan juga anggota Satgas Anti Narkoba Kabupaten Lahat.
“Kami melakukan aksi ini atas nama harga diri perempuan. Tidak pantas seorang pejabat tertinggi di Kesbangpol mengirim pesan seperti itu kepada bawahan,” ujar Ketua HMI Kabupaten Lahat, M. Yuheza di sela aksi.
Dalam orasinya, massa membacakan kutipan isi chat yang dikirim R.A kepada korban. Isinya menyinggung soal fisik dan ajakan Video Call.
“Kami ingin pemerintahan di Kabupaten Lahat berjalan baik. Tanpa ada pejabat yang menyalahgunakan jabatan untuk menggoda perempuan. Padahal yang bersangkutan sudah berkeluarga,” tegas peserta aksi, M. Ivan Aditya dan Renal.
Selain dugaan pelecehan, massa juga menyoroti kinerja Kesbangpol. Mereka mendesak transparansi pembayaran honorarium untuk anggota Satgas Anti Narkoba Kabupaten Lahat yang hingga kini belum dibayarkan.
“Kami juga mendesak untuk transparansi dana honorarium relawan, karena sampai saat ini belum ada kejelasan,” kata Ketua Satgas Anti Narkotika Kabupaten Lahat, Syaikh Muhammad Amirullah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Bupati Lahat belum memberikan tanggapan resmi terkait peristiwa tersebut. (Bambang MD)






