Tulungagung, majalahfakta.id – Memasuki minggu keempat Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) di Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, mempererat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan di TK Utama II.
Kegiatan berlangsung pada 31 Juli hingga 5 Agustus 2026. Selama sepekan tersebut, mahasiswa mengisi waktu dengan mengajar tari, mendampingi anak-anak belajar, bermain, serta memperkenalkan kebiasaan hidup sehat.
Latihan Tari untuk Peringatan 17 Agustus
Salah satu kegiatan utama adalah mengajar tari kepada anak-anak TK. Tarian tersebut dipersiapkan untuk penampilan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Dengan karakteristik anak usia dini yang aktif dan mudah tertarik pada hal baru, proses latihan dilakukan secara bertahap dan berulang. Mahasiswa memberikan contoh gerakan secara langsung serta mengarahkan perbedaan kiri dan kanan agar anak-anak lebih mudah mengikuti.
“Anak-anak sangat antusias. Dari proses ini kami juga belajar tentang kesabaran, komunikasi, dan bagaimana menyesuaikan cara mengajar dengan karakter mereka,” ujar salah satu mahasiswa KKN.
Latihan selama beberapa hari tersebut juga melatih keberanian dan kepercayaan diri anak. Meskipun masih dalam tahap persiapan, mereka mulai terbiasa bergerak bersama dan tampil di depan teman-temannya.
Kenalkan Kebiasaan Menggosok Gigi Sejak Dini
Selain seni, mahasiswa juga mendampingi kegiatan belajar menggosok gigi pada 4 Agustus 2026. Anak-anak tidak hanya diberi penjelasan, tetapi juga dipraktikkan secara langsung cara menggosok gigi yang benar.
Kegiatan sederhana ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini. Diharapkan anak-anak dapat menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari di rumah.
Belajar dari Masyarakat
Bagi mahasiswa, pengabdian di TK Utama II tidak hanya menjadi bagian dari program kerja KKN. Interaksi langsung dengan anak-anak dan guru memberikan pengalaman menerapkan ilmu di lingkungan masyarakat.
“Kegiatan tidak harus selalu besar. Mengajarkan tari, bermain bersama, hingga mendampingi menggosok gigi, jika dilakukan dengan sungguh-sungguh, juga merupakan bentuk kontribusi yang berarti,” kata koordinator kelompok KKN.
Kebersamaan selama sepekan di TK Utama II ditutup dengan foto bersama para guru. Tawa dan antusiasme anak-anak menjadi kesan tersendiri bagi mahasiswa.
Minggu keempat KKN di Desa Ngentrong menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat juga merupakan proses belajar bagi mahasiswa. Dari anak-anak, mahasiswa belajar tentang kesabaran, kreativitas, dan pentingnya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Kegiatan 31 Juli–5 Agustus 2026 di TK Utama II Desa Ngentrong pun menjadi ruang untuk berbagi, berinteraksi, dan tumbuh bersama masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari persiapan menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. (Mud/F.1015)






