FAKTA – Minggu 14 Juni 2026, kegiatan Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Sidoarjo, yang di mulai pukul 06.00 sampai 09.00 WIB. Ribuan warga tampak memadati kawasan tersebut untuk menyambut kembali digelarnya Hari Bebas Kendaraan Bermotor pada tahun ini,
Kegiatan CFD tersebut bisa dimaksimalkan warga untuk berbagai kegiatan. Misalnya untuk jalan santai, bersepeda, sepatu roda, hingga senam bersama. Karena, selama tiga jam penuh, kendaraan bermotor dilarang melintas di sepanjang Jalan Ahmad Yani di kawasan Alun-alun.
Beragam komunitas masyarakat turut meramaikan kegiatan tersebut. Mulai dari komunitas senam yang memanfaatkan area Monumen Jayandaru untuk berolahraga bersama, hingga komunitas sepeda angin yang memadati sisi barat Jalan A. Yani.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga memanfaatkan momentum ini untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Area sisi timur Jalan Ahmad Yani dikhususkan bagi pelaku UMKM Sidoarjo untuk berjualan.
Ratusan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang masuk dalam kelompok Pedangan Kaki Lima (PKL) memadati. Mereka tersebar di sejumlah titik, yakni 524 pedangan di sapanjang Jalan Ahmad Yani, 210 Pedagang di jalan Dr. Cipto Mangun Kusum, serta 105 pedagang di Kawasan Jalan Sulatan Agung hingga Jalan Gubenur Suryo.
Tidak hanya masyarakat dan pelaku UMKM, sejumlah instansi pemerintah turut hadir memberikan pelayanan publik selama Car Free Day yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB tersebut. Di antaranya pelayanan cek kesehatan oleh RSUD Sidoarjo Barat, kegiatan donor darah oleh PMI Sidoarjo, layanan pembayaran pajak oleh Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo, serta layanan pengaduan masyarakat secara jemput bola yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo.
Car Free Day tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, di depan Monumen Jayandaru Alun-alun Sidoarjo.

Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan Car Free Day merupakan wujud komitmen Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo dalam meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH).
“Ini bentuk komitmen beliau untuk memberikan ruang kepada masyarakat agar indeks kualitas lingkungan hidup Kabupaten Sidoarjo lebih baik, sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat dengan berolahraga, salah satunya melalui senam pagi,” ujarnya.
Sekda Sidoarjo juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan selama pelaksanaan Car Free Day. Menurutnya, keberhasilan dan keberlanjutan kegiatan tersebut sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan lingkungan.
“Saya berharap bapak ibu semua yang mengikuti Car Free Day tetap menjaga kebersihan dan lingkungan. Jika ini bisa kita jaga bersama, tidak menutup kemungkinan area Car Free Day akan diperluas,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupate Sidoarjo, M Edi Kurniadi ST. MM, mengatakan bahwa efek positif CFD Alun-alun Sidoarjo tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang hadir untuk beraktivitas, tetapi juga berdampak pada pelaku UMKM dan PKL. Ribuan pengunjung tumpah ruah di areh CFD dan diperkirakan terus bertambah setiap minggunya.
Para PKL menjajakan seperti busana, aksesori dan kebutahan rumah tangga serta kebutuhanan lainnya. Antusias warga Sidoarjo memadati kawasan kuliner yang berjajar rapi di sepanjang jalan sekitar Alun-Alun Sidoarjo.
M Edi Kurniadi, mengatakan Agenda CFD yang setiap minggu manjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan 839 UMKM dan PKL yang ada di Sidoarjo.

Dilaksanakan CFD setiap hari minggu ini tentunya, selain bisa mewujudkan udara bersih tampa asap kendaran bermotor, juga bisa untuk menambah daya tarik ekonomi kerakyatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo, melalui maraknya UMKM dan PKLyang kami hadarikan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo Amat Adi Subhan, menilai antusiasme masyarakat sangat tinggi, termasuk dari para pelaku UMKM. Ia menyebut hampir seribu UMKM turut meramaikan CFD dari berbagai komunitas, seperti Pedalindo, Taman Abhirama, Amigos Dr. Soetomo da Gendis.
Menurutnya, Dinkop UM sidoarjo telah membentuk Satgas UMKM untuk mendampingi para pelaku usaha, termasuk dalam pelaksanaan CFD. Pendamingan ini bertujuan agar para pedangan dapat berjualan dengan tertib, termasuk pengelolaan sampah.
“Harapannya, CFD Sidoarjo tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga mampu menggerakkan perekominan masyarakat secara tertib dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Ratnawati, salah satu pedagang mengaku pendatatan mereka meningkat dibanding hari biasanya, dengan kenaikan omzet ditaksir hingga mencapai empat puluh persen,
“Adanya CFD minggu pagi ini, sangat membantu kami selaku UMKM untuk bisa berjualan, peluang pendapatannya juga lebih tinggi dibandinkan hari biasa. Omzet kami naik hingga 40 persen. Biasanya kami mendapat empat juta, kalau ada CFD ini bisa menjadi tujuh jutaan” Ungkap Ranatwati, penjual produk makanan asal Wonoayu, Sidoarjo.
Kasi OpsDal Kertertiban Satpol PP Kabupaten Sidoarjo R. Novianto mengatakan untuk kelancaran CFD setiap minggu pagi, perangat daerah di Sidoarjo ikut terlibat, agar kegiatan CFD berjalan aman, lancar dan kondusif.
“Hal ini sangat penting, dengan CFD yang aman, tertib, nyaman dan bersih , kita harap menggerakan roda perekonomian daerah, sehingga bisa mewujudkan UMKM dan PKL yang berdaya guna.” Kata Novianto.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Budi Basuki, menilai animo masyarakat pada pelaksanaan Car Free Day kali ini sangat tinggi, mengingat kegiatan tersebut sudah cukup lama tidak diselenggarakan.
“Secara umum pelaksanaan Car Free Day hari ini berjalan lancar. Memang masih ada masyarakat yang kebingungan terkait pengalihan arus lalu lintas, namun ke depan kami akan memperbanyak sosialisasi dan pemasangan rambu pengalihan arus,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa dengan dibukanya Car Free Day di Jalan A. Yani, arus lalu lintas di Jalan Raya Ponti Sidoarjo sisi barat kembali normal. Hal ini seiring dengan dipindahkannya UMKM Street Market yang sebelumnya berjualan di Jalan Ponti ke kawasan Car Free Day Jalan A. Yani.
“Alhamdulillah Jalan Raya Ponti kini lancar karena UMKM Street Market sudah bergeser dan berjualan di area Car Free Day Jalan A. Yani,” ujarnya.
Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, secara aktif memantau dan memeriahkan kegiatan Car Free Day (CFD) di wilayah Sidoarjo, khususnya di kawasan Alun-Alun. Kehadirannya sering kali diisi dengan senam bersama warga dan inspeksi langsung untuk memastikan kenyamanan, kebersihan, dan ketertiban ruang publik.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, turut meninjau langsung pelaksanaan Car Free Day. Ia berkeliling melihat penataan stan UMKM, pelayanan pemerintah, serta kesiapan sarana dan prasarana Alun-alun Sidoarjo sebagai ruang terbuka hijau yang nyaman dan aman bagi masyarakat. (ADV/Sol)






