FAKTA – Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 resmi dibuka di Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026). Perhelatan tahunan terbesar di Asia Tenggara itu kembali menjadi ajang promosi produk, hiburan, dan pertemuan bisnis yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Direktur Utama PT Jakarta International Expo (JIExpo), Tati Murdaya, mengatakan Jakarta Fair Kemayoran bukan sekadar pameran dagang, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku usaha, industri kreatif, pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat.
“Jakarta Fair Kemayoran menjadi salah satu ruang yang mempertemukan para pelaku usaha, perusahaan industri, pelaku ekonomi kreatif, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Tati Murdaya dalam sambutannya.
Menurutnya, penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi, sekaligus menjadi sarana promosi budaya Indonesia kepada dunia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran sehingga dapat berlangsung dengan baik. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran tahun ini memiliki makna istimewa karena menjadi bagian dari rangkaian menuju perayaan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027 mendatang.
“Jakarta Fair tahun ini menjadi istimewa karena tahun depan Jakarta akan menyambut usia ke-500 tahun. Ini merupakan momentum yang sangat spesial dan harus dipersiapkan dengan baik,” ujar Pramono.
Pramono berharap penyelenggaraan Jakarta Fair tahun depan akan berlangsung lebih meriah dengan jumlah pengunjung dan nilai transaksi yang terus meningkat.
“Saya berharap tahun depan Jakarta Fair bisa lebih meriah, pengunjungnya lebih banyak, dan transaksi UMKM dapat melampaui Rp9 triliun. Tahun lalu transaksi mencapai Rp7,3 triliun dan tahun ini mudah-mudahan bisa menembus Rp8 triliun,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga menyoroti perkembangan transportasi publik di Jakarta yang dinilai semakin terintegrasi dan memudahkan mobilitas masyarakat menuju berbagai pusat kegiatan, termasuk kawasan Kemayoran.
“Saat ini Jakarta memiliki sistem transportasi yang semakin lengkap dan terhubung. Kita memiliki MRT, LRT, Transjakarta, Trans Jabodetabek, Kereta Bandara, hingga Mikrotrans. Karena itu saya mengajak masyarakat untuk lebih banyak menggunakan transportasi umum,” ujarnya.
Menurut Pramono, Jakarta saat ini memberikan kontribusi sebesar 16,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,59 persen.
Ia optimistis Jakarta Fair Kemayoran 2026 dapat menjadi penggerak ekonomi sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang kompetitif.
“Tahun lalu jumlah pengunjung mencapai 5,9 juta orang dengan transaksi Rp7,3 triliun. Mudah-mudahan tahun ini jumlah pengunjung dan nilai transaksi dapat meningkat sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” tuturnya.
Jakarta Fair Kemayoran 2026 digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta dan akan menghadirkan ribuan peserta pameran dari berbagai sektor industri, UMKM, kuliner, otomotif, hingga hiburan selama lebih dari satu bulan penyelenggaraan. (Dina)






