Ekbis  

Film “Rejoto Nyambung Tresno” Menandai Lahirnya Karya Perfilman Lokal.

Film Rejoto Nyambung Tresno, karya perfilman lokal, sebagai media promosi destinasi wisata. (foto: ist/majalahfakta.id)

FAKTA – Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi bukti hasil pembinaan ekonomi kreatif yang dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto, sekaligus media promosi destinasi wisata dan event unggulan daerah.

Gala premiere film ini diputar di CGC Sunrise Mall Mojokerto pada Sabtu malam (18/7/2026).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, film tersebut menampilkan berbagai lokasi ikonik Kota Mojokerto.
Selain menyuguhkan cerita, film ini juga memperkenalkan destinasi wisata hingga berbagai kegiatan tahunan yang dimiliki Kota Mojokerto kepada masyarakat.
Dalam film ini, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita juga turut tampil sebagai cameo.

“Sepanjang film diputar dari awal hingga akhir, seluruh venue berada di Kota Mojokerto. Film ini sekaligus mempromosikan destinasi wisata dan event tahunan Kota Mojokerto. Artinya, Rejoto Nyambung Tresno menjadi salah satu media untuk memperkenalkan Kota Mojokerto kepada masyarakat,” tutur Ning Ita.

Lahirnya film ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Mojokerto dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif. Pembinaan dilakukan melalui berbagai pelatihan yang difasilitasi pemerintah daerah bekerja sama dengan pemerintah pusat.

“Pengembangan ekonomi kreatif ini berawal dari pelatihan yang kami lakukan secara masif. Sejak bersinergi dengan Badan Ekonomi Kreatif hingga kini menjadi Kementerian Ekonomi Kreatif, fasilitasi terus kami lakukan. Hasilnya bisa kita lihat hari ini melalui salah satu film yang mempromosikan Kota Mojokerto,” katanya.

Ia juga mengapresiasi para talenta muda lokal yang terlibat dalam produksi film tersebut. Meski sebagian besar belum memiliki pengalaman di dunia perfilman, mereka dinilai mampu menghadirkan karya yang berkualitas berkat pembinaan dan pendampingan yang telah diberikan.

“Talenta-talenta muda yang saya lihat mungkin belum memiliki pengalaman di dunia perfilman. Namun faktanya, film pertama mereka sudah sangat bagus melalui pelatihan yang difasilitasi Pemerintah Kota Mojokerto,” pujinya.

Ke depan, Ning Ita berharap Rejoto Nyambung Tresno dapat berlanjut ke sekuel berikutnya agar semakin banyak potensi Kota Mojokerto yang dapat diangkat ke layar lebar.

Gala premiere ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mojokerto, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, seluruh pemain dan kru film, hingga keluarga para pemeran. Film ini akan mulai tayang di CGV Kota Mojokerto pada 25 Juli 2026.
(Anang Rh)