FAKTA – DKP3 Tabalong kembali menggelar training crawler atau rotavator untuk Brigade Pangan CSR dan kelompok tani di Sulingan, Kecamatan Murung Pudak, pada 9 Juni 2026. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya modernisasi pertanian dan mendukung pencapaian IP200 di Kabupaten Tabalong.
Pengawas Alsintan DKP3 Tabalong, Haris Fadillah, memimpin jalannya training crawler dan rotavator di lahan pertanian Sulingan, Kecamatan Murung Pudak. Kegiatan ini melibatkan Brigade Pangan wilayah sekitar dengan dihadiri masing-masing dua orang perwakilan serta dua kelompok tani, yakni Poktan Karya Baru Sulingan dan Poktan Bumi Kencana dari Desa Lok Bayur.
Pemateri pada training kali ini berasal dari PT Corin Mulia Gemilang yang juga merupakan penyedia sekaligus produsen alat crawler dan rotavator. Haris Fadillah menjelaskan bahwa para peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah para penerima traktor crawler tahun 2025. Training ini sebelumnya juga pernah dilakukan pada Februari lalu di wilayah Kecamatan Upau dan kini diulang kembali untuk memperkuat pemahaman peserta.
Dalam training ini, para peserta kembali mempraktikkan langsung cara mengolah lahan menggunakan rotavator, sekaligus mengulang materi yang belum sepenuhnya dipahami pada sesi pelatihan pertama.
“Jadi untuk luas tempat latihan kami ini sekitar setengah hektar. Jadi fokus utama kita adalah melakukan training ulang untuk mengulangi kembali hal-hal apa saja yang pada training pertama tidak dipahami. Nah, pada kali ini para peserta akan kembali mencoba mempraktikkan bagaimana cara mengolah lahan dengan rotavator itu sendiri,” ujar Haris Fadillah, Pengawas Alsintan DKP3 Tabalong.
Haris mengatakan, jika ada poktan lain yang memerlukan jasa olah lahan, maka dapat berkoordinasi dengan PPL setempat untuk menghubungi poktan yang telah mendapat bantuan. Mekanisme yang berlaku yaitu dengan mengganti biaya jasa operasional maupun biaya penggantian BBM kepada kelompok yang menyediakan layanan tersebut.
Kegiatan training ulang ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kemampuan para petani dan Brigade Pangan dalam mengoperasikan alsintan secara mandiri, sekaligus mempercepat upaya modernisasi pertanian di Kabupaten Tabalong guna mencapai target IP200. Dengan alsintan yang dikelola secara optimal, diharapkan produktivitas lahan pertanian Tabalong terus meningkat dan ketahanan pangan daerah semakin kuat. (tbl/eya)






