DKP3 Tabalong Beri Bimtek Pengolahan Tomat, Dorong Petani Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Panen

DKP3 Tabalong bersama Tim Kerja Kementerian Pertanian menggelar Bimbingan Teknis Pasca Panen dan Pengolahan Hortikultura Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berfokus pada pengolahan tomat menjadi selai tomat ini diikuti 30 peserta dari Kelompok Tani Kadaman Sari, Desa Kapar, Kecamatan Murung Pudak.

Sebanyak 30 peserta dari Kelompok Tani Kadaman Sari, Desa Kapar, mengikuti Bimtek Pasca Panen dan Pengolahan Hortikultura yang digelar di Kadaman, Desa Kapar, pada 9 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan penggunaan sarana pasca panen hortikultura yang diselenggarakan DKP3 Tabalong bersama Tim Kerja Kementerian Pertanian.

Dalam bimtek ini, para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, namun juga langsung mempraktikkan pembuatan selai tomat. Hal ini menjadi solusi atas permasalahan yang kerap dialami para petani, di mana saat panen melimpah, harga tomat sering mengalami penurunan sehingga merugikan petani. Kegiatan ini juga disebut sejalan dengan program prioritas Tabalong Smart yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Tabalong, salah satunya mencetak 15 ribu tenaga terampil.

Tim Kerja Kecamatan Murung Pudak, Arlena, meyakini dengan adanya bimtek ini masyarakat dapat menambah penghasilan sekaligus meningkatkan perekonomian mereka melalui pengolahan selai tomat.

“Harapan kami di sini petani bisa lebih mandiri lagi dalam menambah penghasilannya dan pemanfaatannya. Saat hasil yang melimpah, mereka bisa memanfaatkan kondisi tersebut sehingga tidak terbuang seperti biasanya. Artinya, bisa menjadi nilai tambah bagi produk-produk yang dihasilkan itu sendiri,” ujar Arlena, Tim Kerja Kecamatan Murung Pudak.

Kegiatan Bimtek Pasca Panen dan Pengolahan Hortikultura ini diharapkan mampu mendorong kemandirian petani tomat di Kabupaten Tabalong, khususnya dalam memanfaatkan hasil panen yang melimpah agar memiliki nilai jual lebih tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan visi Tabalong Smart, sekaligus mencetak tenaga-tenaga terampil di sektor pertanian Kabupaten Tabalong. (tbl/eya)