FAKTA – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelola Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (PPP LLAJ) Probolinggo terus memperkuat pengawasan terhadap kendaraan angkutan umum dan barang guna meningkatkan keselamatan lalu lintas.
Langkah tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Operasi Sadar Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tahun 2026 yang digelar di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, pada Juni 2026.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi, yakni UPT PPP LLAJ Probolinggo, Polres Kota Probolinggo, Dinas Perhubungan Kota Probolinggo, serta Jasa Raharja. Operasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan sistem transportasi jalan yang lebih aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap 64 kendaraan yang terdiri atas angkutan umum dan angkutan barang. Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan administrasi kendaraan, kondisi teknis armada, serta kepatuhan pengemudi terhadap peraturan lalu lintas yang berlaku.
Petugas juga melakukan penindakan terhadap kendaraan yang ditemukan melanggar ketentuan. Sanksi diberikan sesuai aturan sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus upaya meningkatkan kedisiplinan pengemudi dalam menjalankan aktivitas transportasi.
Dishub Provinsi Jatim menilai pengawasan rutin melalui operasi gabungan menjadi salah satu langkah penting untuk menekan potensi pelanggaran yang dapat memicu kecelakaan lalu lintas. Selain aspek penindakan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi pengemudi agar lebih memperhatikan faktor keselamatan selama berkendara.
Melalui Operasi Sadar Keselamatan dan Ketertiban LLAJ 2026, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas terus meningkat. Dengan semakin tingginya kepatuhan terhadap aturan dan menurunnya angka pelanggaran, risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah kerja UPT PPP LLAJ Probolinggo diharapkan dapat ditekan.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Dishub Provinsi Jatim bersama para pemangku kepentingan untuk mewujudkan transportasi jalan yang aman, selamat, tertib, dan lancar di Jawa Timur.






