Ada Konpres di Polres Batu Hari Ini, Wartawan Ngaku Tak Diundang: Humas Main Japri?

Polres Batu. (Foto: Net)

Kota Batu, majalahfakta.id – Pola undangan konferensi pers Polres Batu dikeluhkan wartawan. Undangan dinilai tebang pilih dan tidak lagi terbuka.

Hari ini, Kamis (1/10/2026), seorang wartawan mengaku baru tahu ada konferensi pers di Polres Batu dari bocoran rekan media. Ia tidak menerima undangan resmi.

“Hari ini ada bocoran dari teman media lain bahwa siang ini ada konpres di Polres Batu, tapi saya tidak diundang,” keluhnya.

Ia menyebut undangan tidak lagi dibagikan di grup resmi Pokja Polres Batu, melainkan Humas menghubungi wartawan secara pribadi atau japri ke media tertentu saja.

“Sepertinya Humas menghubungi secara pribadi media yang diundang. Apa kriterianya sehingga kami tidak di-japri?” tegasnya.

Kekecewaan itu ternyata tidak hanya dirasakan satu wartawan. Di grup WhatsApp “Bersama Kita Jogo Batu” yang merupakan grup resmi Humas Polres Batu khusus media, ramai komentar kekecewaan dari sejumlah wartawan terkait pola undangan yang dinilai selektif tersebut.

Keluhan ini memunculkan dugaan di bawah Kasi Humas Iptu M Huda Rohman, pola komunikasi menjadi tertutup, tidak lagi kolektif dan terbuka.

Padahal tugas Humas Polri adalah menjadi jembatan informasi bagi semua media, bukan memfilter siapa yang boleh meliput.

Jika dibiarkan, praktik japri undangan ini dikhawatirkan merusak kemitraan wartawan Pokja yang selama ini aktif membantu publikasi kinerja Polres Batu.

Hingga berita ini ditulis, Humas Polres Batu belum memberikan keterangan resmi terkait kriteria undangan konpres tersebut. (Mud/F.1015)