Tegal, majalahfakta.id – RSUD Suradadi, Kabupaten Tegal, mengembangkan sejumlah layanan berbasis jemput bola untuk menjawab kendala akses yang selama ini dihadapi masyarakat di wilayah Pantura. Upaya itu dipaparkan dalam Forum Konsultasi Publik di Aula RSUD Suradadi, 27 Agustus 2026.
Direktur RSUD Suradadi, dr. Teguh Sukma Wibowo, M.M., mengatakan rumah sakit yang dipimpinnya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan yang profesional, akuntabel dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Rumah sakit kelas C milik Pemerintah Kabupaten Tegal ini berada di Jalan Raya Tegal-Pemalang KM 12, Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi. Lokasinya yang berada di jalur Pantura membuatnya menjadi rujukan bagi warga Warureja, Suradadi, Kramat, dan Tarub, serta wilayah sekitarnya.
Dalam dokumen rencana strategisnya, RSUD Suradadi menetapkan visi menjadi rumah sakit pilihan utama masyarakat dengan layanan unggulan traumatik dan rehabilitasi medik. Visi itu diwujudkan melalui peningkatan kinerja pelayanan, sarana prasarana, dan sumber daya manusia.
Ada tiga inovasi yang menjadi perhatian dalam forum tersebut. Pertama, JALAPARI atau Jemput Langsung Pasien Emergency. Layanan ini menyediakan penjemputan dan pengantaran bagi pasien yang membutuhkan penanganan kegawatdaruratan. Semangat layanan ini disebut SAT SET SARUNGAN, singkatan dari Siap Jemput Siap Temoni Pasien Sing Sakit Ora Karuan. Masyarakat dapat menghubungi hotline 0813-2266-119 untuk koordinasi penanganan.
Kedua, JALAPANDAWA atau Jemput Langsung Pasien dengan Gangguan Jiwa. Layanan ini membantu keluarga yang kesulitan membawa pasien gangguan jiwa ke rumah sakit, termasuk fasilitas penjemputan dan pengantaran sesuai ketentuan. Selain layanan medis, JALAPANDAWA juga dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak memberikan stigma kepada orang dengan gangguan jiwa. Layanan ini dapat dihubungi di nomor 0878-7828-3444.
Ketiga, SiPonggol atau Sistem Pengantaran Obat Menggunakan Jasa Online. Layanan ini ditujukan bagi pasien rawat jalan yang terkendala jarak, waktu, transportasi, atau mobilitas. Obat yang telah diproses sesuai ketentuan kefarmasian dapat dikirimkan kepada pasien tanpa harus menunggu lama atau kembali ke rumah sakit. Layanan ini diprioritaskan bagi lansia, penyandang disabilitas, pasien dalam masa pemulihan, dan warga yang tinggal jauh. Masyarakat dapat menghubungi layanan obat di nomor +62 895-4223-90049.
Selain tiga inovasi tersebut, RSUD Suradadi juga mengembangkan pelayanan kesehatan ibu dan anak, termasuk pelayanan kebidanan dan kandungan, pelayanan anak, serta kegawatdaruratan obstetri dan neonatal melalui PONEK. Pelayanan traumatik dan rehabilitasi medik juga menjadi bagian dari layanan unggulan.
Untuk pelayanan medis, RSUD Suradadi menyediakan 17 poliklinik, mulai dari penyakit dalam, kebidanan dan kandungan, anak, bedah umum, ortopedi, mata, saraf, kesehatan jiwa, gigi, rehabilitasi medik, VCT, TB DOTS, hingga vaksinasi internasional, serta pelayanan medical check up. Rumah sakit ini juga melayani hemodialisa melalui layanan yang disebut LANCIF SEJATI, endoskopi, IGD 24 jam, serta rawat inap yang didukung ICU, NICU, dan PICU, laboratorium, radiologi, instalasi bedah sentral, farmasi, dan gizi.
Berdasarkan Survei Kepuasan Masyarakat Triwulan II Tahun 2026, RSUD Suradadi mencatat nilai 83,80 dengan kategori baik. Hasil survei itu dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki sumber daya manusia, sarana prasarana, dan sistem pelayanan.
RSUD Suradadi mengimbau masyarakat untuk tidak menunggu keluhan menjadi berat sebelum memeriksakan diri. Masyarakat dianjurkan mengonfirmasi jadwal dokter sebelum berkunjung melalui media sosial rumah sakit atau WhatsApp +62 811-2880-388, serta menyiapkan kartu identitas, kartu JKN jika digunakan, dan surat rujukan sesuai ketentuan. (sus)






