Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok Viral, Pihak Rutan Turun Tangan

Tangkapan layar video viral di medsos.

Jakarta, majalahfakta.id – Jagat media sosial kembali digegerkan dengan sebuah video yang bikin warganet geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, sebuah Rumah Tahanan (Rutan) yang seharusnya menjadi tempat pembinaan, malah diduga berubah fungsi menjadi arena pesta narkoba dan disko.

Video yang mulai viral dan ramai diperbincangkan sejak 2 Oktober 2026 ini memperlihatkan suasana ruangan remang-remang di dalam Rutan Kelas I Depok, Cilodong. Dalam rekaman tersebut, terlihat lampu kerlap-kerlip ala kelab malam berkedip-kedip, diiringi dentuman musik keras yang memperlihatkan sejumlah orang sedang beraktivitas layaknya tengah berpesta pora.

Baru Saja Digerebek, Kok Muncul Video Pesta?

Video ini sontak memancing tanda tanya besar dan kemarahan warganet. Pasalnya, baru-baru ini Rutan Cilodong tengah menjadi sorotan karena operasi bersih-bersih besar-besaran.

Tepat pada Kamis, 24 September 2026 lalu, Kepala Rutan Ario Galih Maduseno memimpin langsung razia gabungan yang melibatkan petugas Rutan, TNI, Polri, hingga BNN dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.

Dari razia tersebut, 50 warga binaan dilakukan tes urine secara acak. Hasilnya? Nihil alias negatif narkoba!

Namun, di balik hasil negatif tersebut, petugas justru menemukan “harta karun” yang lebih mengerikan: sejumlah senjata tajam (sajam) rakitan dan kabel yang disembunyikan oleh warga binaan.

Misteri Video Disko. Kapan dan Dimana Direkam?

Kini, kemunculan video diduga pesta narkoba ini menjadi bom waktu bagi citra Rutan Depok. Publik mempertanyakan, apakah ada celah keamanan yang membuat pesta narkoba dan disko ini bisa terjadi di dalam sel tahanan.

Hingga berita ini diturunkan pada Minggu (4/10/2026), pihak berwenang masih terus melakukan pendalaman secara intensif. Aparat masih melacak jejak digital untuk memastikan keaslian, lokasi, dan waktu pasti pengambilan video viral tersebut.

“Kami masih mendalami dan melacak di mana tepatnya lokasi dan kapan video tersebut direkam. Apakah benar di dalam area Rutan Depok atau di luar, yg ini masih dalam penyelidikan,” ujar sumber internal yang dihubungi para awak media.

Reaksi Keras Warganet

Video ini langsung memancing reaksi keras dari para warganet. Kolom komentar di berbagai platform dibanjiri kritik pedas.

“Lah, baru bulan lalu dirazia TNI/Polri/BNN, kok bisa ada video diskoan? Ini sajamnya buat jagain pesta narkoba ya? ” tulis akun @WarganetKritis.
“Kalau beneran di dalam rutan, ini mah udah kebangetan. Tolong diusut tuntas siapa oknum yang main mata” timpal akun lainnya.

Hingga saat ini, BNN dan Kemenkumham RI diduga akan segera turun tangan untuk mengklarifikasi video yang kini telah ditonton ratusan ribu kali tersebut.

Apakah ini hanya video lama yang di-upload ulang untuk menjatuhkan nama baik Rutan Depok pasca-razia, atau memang ada “pesta bawah tanah” yang luput dari pengawalan, pengawasan ? ironinya vidio ini sudah tersebar di dunia Maya, Kita tunggu saja babak selanjutnya. (Leo)