‎Ditreskrimsus Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman Terkait Dugaan Korupsi Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda

‎Ditreskrimsus Polda Sulbar saat menggeledah Kantor Bupati Polman. (Foto: Ammank-007)

Sulbar, majalahfakta.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Satreskrim Polres Polewali Mandar (Polman) menggeledah Kantor Bupati Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat pada Selasa (3/11/2026).‎‎

Dalam penggeledahan tersebut dilaksanakan oleh Unit I Subdit III Tipidkor Polda Sulbar didampingi personel Sat Reskrim Polres Polman dan dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulbar, dengan sasaran Ruang Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Ruang Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Polewali Mandar.‎‎

Tindakan hukum tersebut dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi berupa penggelapan dan penyalahgunaan wewenang terkait pengelolaan dana Insentif Kerohanian dan dana Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Tahun Anggaran 2023 – 2024. dengan nilai anggaran mencapai Rp 4,2 miliar. Kegiatan penggeledahan ini dilandasi dokumen hukum yang sah berupa Laporan Polisi, Surat Perintah Penyidikan dan Surat Perintah Penggeledahan.

‎Lanjut, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulbar, Kombes Pol Abdul Aziz, menjelaskan penggeledahan ini dilakukan untuk mencari dan mengamankan dokumen-dokumen penting yang dibutuhkan penyidik guna melengkapi berkas perkara.
‎
‎”Alhamdulillah, kami berhasil menemukan dan menyita sejumlah dokumen yang sangat dibutuhkan untuk mengungkap fakta hukum di lapangan,” ungkap Kombes Pol Abdul Aziz. 
‎
‎Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan secara transparan dan akuntabel. “Kami akan mengusut tuntas kasus ini sampai ke akar-akarnya. Tidak ada pihak yang kebal hukum. Jika terbukti ada yang melanggar, proses hukum akan kami lanjutkan hingga selesai,” tegasnya.
‎
Selanjutnya, ‎Polda Sulbar akan terus mengabarkan perkembangan penanganan kasus ini sesuai tahapan hukum yang berlaku. (Ammank-007)