FAKTA – Malam mulai larut. Sebagian besar karyawan kantor konsultan telah pulang. Namun, seorang staf perempuan berjilbab masih duduk di depan laptopnya, menatap laporan yang harus diselesaikan malam itu.
Di atas mejanya, grafik kinerja dan tumpukan dokumen berserakan. Ia menemukan angka yang tidak sesuai dengan data sebenarnya. Ketika mengonfirmasikannya, atasannya meminta agar angka tersebut diubah supaya laporan tampak lebih baik di hadapan klien.
“Ubah saja sedikit. Kita harus menjaga kepercayaan mereka,” pesan atasannya.
Ia terdiam. Menolak berarti berisiko dianggap tidak kooperatif. Menurut berarti mengorbankan integritas profesional yang selama ini dijaganya. Di tengah kesunyian kantor, ia menyadari bahwa ujian kejujuran terkadang datang bukan ketika kita tidak tahu mana yang benar, melainkan ketika kita tahu kebenaran tetapi takut mempertahankannya.
Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah yang membimbing hati menuju kebenaran. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, teladan dalam keteguhan iman dan amanah.
ALLAH BERFIRMAN:
وَلَنْ تَرْضٰى عَنْكَ الْيَهُوْدُ وَلَا النَّصٰرٰى حَتّٰى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ اِنَّ هُدَى اللّٰهِ هُوَ الْهُدٰى ۗ وَلَىِٕنِ اتَّبَعْتَ اَهْوَاۤءَهُمْ بَعْدَ الَّذِيْ جَاۤءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ
Artinya:
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Nabi Muhammad) sampai engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, ‘Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya).’ Sungguh, jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari (azab) Allah.” (QS. Al-Baqarah: 120)
PESAN TAFSIR
Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Nabi Muhammad ﷺ tidak seharusnya meninggalkan petunjuk Allah demi memperoleh kerelaan pihak yang menghendaki beliau mengikuti agama mereka. Kebenaran tidak boleh dikorbankan hanya untuk mendapatkan penerimaan manusia.
Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar membahas ayat ini dalam konteks pertentangan dan pengaruh keagamaan pada masa Nabi. Pesannya menguatkan umat Islam agar teguh memegang keyakinan. Ayat ini tidak boleh dijadikan alasan untuk memusuhi setiap orang Yahudi atau Nasrani pada masa kini.
Tafsir Al-Jalalain menegaskan bahwa petunjuk Allah adalah petunjuk yang benar. Mengikuti keinginan yang bertentangan dengan kebenaran setelah mengetahuinya merupakan peringatan serius bagi orang beriman.
CERMIN DIRI
Dalam kehidupan profesional, menjaga hubungan baik dengan atasan dan klien memang penting. Namun, hubungan baik tidak boleh dibangun di atas kebohongan. Seorang konsultan yang amanah harus berani menyampaikan data secara akurat, menjelaskan risiko dengan santun, dan menawarkan solusi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Keteguhan prinsip bukan berarti menolak semua masukan atau bersikap keras kepada orang lain. Kita tetap perlu mendengar, berdialog, dan menghormati perbedaan. Akan tetapi, ketika tekanan meminta kita mengingkari kebenaran yang telah diketahui, iman dan integritas harus menjadi pegangan.
Sebab, tidak semua keputusan yang membuat kita disukai manusia akan membawa kebaikan. Terkadang, keberanian mengatakan yang benar justru menjadi awal tumbuhnya kepercayaan yang lebih bermakna.
Ya Allah, teguhkan hati kami di atas petunjuk-Mu. Jadikan kami pribadi yang jujur dalam perkataan, amanah dalam pekerjaan, santun dalam perbedaan, dan berani mempertahankan kebenaran meskipun tidak selalu disukai manusia. Āmīn.
Iwan Muhajirin
22 Oktober 2026






