Simeulue, majalahfakta.id – Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, S.H., M.H., secara resmi membuka Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu dalam Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan. Acara yang berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Simeulue ini dilaksanakan pada Kamis (27/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tim pembina dan kader posyandu dalam mengelola layanan kesehatan dasar di masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Nasrun menekankan pentingnya peran strategis posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Pembina Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Simeulue, Lulu M. Nasrun. Ia turut memberikan apresiasi kepada para kader yang telah menunjukkan dedikasi tinggi melalui penilaian kompetensi.
Lulu M. Nasrun secara simbolis memasangkan PIN penghargaan kepada para kader yang berhasil lolos dalam penilaian “25 Kecakapan Kader Posyandu”. Total terdapat 73 orang kader dari seluruh Kabupaten Simeulue yang berhasil mendapatkan PIN atas kelulusan mereka dalam uji kecakapan tersebut.
Dalam arahannya, Lulu mengingatkan bahwa tugas kader posyandu kini telah berkembang. Tidak lagi hanya berfokus pada bayi, balita, dan ibu hamil (bumil), namun mencakup seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan siklus hidup (life cycle).
“Semangat para kader harus terus terjaga. Ingatlah, tugas kita sekarang melayani semua masyarakat sesuai siklus hidupnya, bukan hanya kelompok tertentu saja,” ujar Lulu.
Dari total 73 penerima penghargaan, lima orang di antaranya berasal dari Kecamatan Teupah Tengah yang berhasil meraih predikat terbaik. Wiwi Sari, kader Posyandu Sehat Sejahtera Desa Simpang Abail, meraih predikat Utama. Disusul oleh Darni dari Posyandu Melati Desa Lanting dan Elawati yang sama-sama memperoleh predikat Madya. Sementara itu, Aisya Rafia dari Posyandu Melati Desa Lanting serta Warni dari Posyandu Desa Abail masing-masing mendapatkan predikat Purwa.
Penyerahan PIN ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kader lainnya di Kabupaten Simeulue untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas cakupan edukasi kesehatan kepada masyarakat. (Uris)






