Tender Jembatan Belly Rp6,5 Miliar di Mahulu: CV Pratama Jaya Konstruksi Menang dengan Penurunan Tipis

Catatan : Fajar Fahrudin

FAKTA – Proyek Pembangunan Jembatan Belly Jembatan Tengah Dalam Kampung Mamahak Ulu di Kabupaten Mahakam Ulu resmi menetapkan CV Pratama Jaya Konstruksi sebagai pemenang tender pekerjaan konstruksi tersebut.
Berdasarkan dokumen LPSE, proyek ini memiliki:
• Pagu anggaran Rp6.529.935.000
• HPS Rp6.438.095.400
Sementara itu, CV Pratama Jaya Konstruksi mengajukan penawaran terkoreksi sebesar Rp6.432.372.300 dan ditetapkan sebagai pemenang tender.
Tender Jembatan Belly Rp6,5 Miliar di Mahulu: CV Pratama Jaya Konstruksi Menang dengan Penurunan Tipis
MAHULU – Proyek Pembangunan Jembatan Belly Jembatan Tengah Dalam Kampung Mamahak Ulu di Kabupaten Mahakam Ulu resmi menetapkan CV Pratama Jaya Konstruksi sebagai pemenang tender pekerjaan konstruksi tersebut.
Berdasarkan dokumen LPSE, proyek ini memiliki:
• Pagu anggaran Rp6.529.935.000
• HPS Rp6.438.095.400
Sementara itu, CV Pratama Jaya Konstruksi mengajukan penawaran terkoreksi sebesar Rp6.432.372.300 dan ditetapkan sebagai pemenang tender.
Jika dibandingkan dengan HPS, nilai penawaran pemenang hanya turun sekitar Rp5,7 juta.
Dalam proyek konstruksi, selisih yang sangat tipis seperti ini sering menjadi perhatian karena:
• kompetisi harga terlihat sangat sempit
• ruang efisiensi anggaran relatif kecil
Namun secara administratif, kondisi tersebut tetap dimungkinkan sepanjang memenuhi ketentuan evaluasi tender.
Pembangunan jembatan merupakan pekerjaan infrastruktur yang memiliki tingkat risiko teknis cukup tinggi, terutama terkait:
• kualitas material
• kekuatan konstruksi
• ketepatan spesifikasi teknis
Karena itu, pengawasan pelaksanaan proyek menjadi faktor penting untuk memastikan hasil pekerjaan sesuai dengan nilai anggaran yang telah ditetapkan.
Jika dibandingkan dengan HPS, nilai penawaran pemenang hanya turun sekitar Rp5,7 juta.
Dalam proyek konstruksi, selisih yang sangat tipis seperti ini sering menjadi perhatian karena:
• kompetisi harga terlihat sangat sempit
• ruang efisiensi anggaran relatif kecil
Namun secara administratif, kondisi tersebut tetap dimungkinkan sepanjang memenuhi ketentuan evaluasi tender.
Pembangunan jembatan merupakan pekerjaan infrastruktur yang memiliki tingkat risiko teknis cukup tinggi, terutama terkait:
• kualitas material
• kekuatan konstruksi
• ketepatan spesifikasi teknis
Karena itu, pengawasan pelaksanaan proyek menjadi faktor penting untuk memastikan hasil pekerjaan sesuai dengan nilai anggaran yang telah ditetapkan.
Pola Tender yang Perlu Dicermati
Jika dikaitkan dengan sejumlah proyek lain di wilayah Mahakam Ulu, pola penawaran yang mendekati HPS tampak berulang pada beberapa paket pekerjaan konstruksi.
Kondisi tersebut belum tentu menunjukkan pelanggaran, namun cukup untuk memunculkan pertanyaan publik terkait:
• tingkat persaingan
• efektivitas efisiensi anggaran
• dan kualitas proses pengadaan
Dokumen tender tidak menunjukkan adanya pelanggaran secara langsung. Namun dalam pengadaan proyek publik, pengawasan tidak berhenti pada penetapan pemenang.
Ketika proyek miliaran rupiah dimenangkan dengan selisih penawaran yang sangat tipis,
maka perhatian publik tidak hanya tertuju pada siapa yang menang—
tetapi juga pada bagaimana proses kompetisi itu berlangsung dan bagaimana kualitas pekerjaan nantinya dipertanggungjawabkan.