Daerah  

Proyek Saluran Irigasi di Kesongo Kedungputri Ngawi Tanpa Papan Nama, K3, Direksi Kit, Perlu Dipertanyakan Kapasitasnya

FAKTA – Proyek saluran irigasi yang nilainya miljaran rupiah dibawah naungan Balai Provinsi Korwil DAS Madiun sedang dikerjakan di Kesongo Kedungputri Kabupaten Ngawi, namun perlu di pertanyakan tentang legalitasnya tanpa ada papan nama K3 dan Direksi Kit, padahal semua ini sudah masuk anggaran 0.001 persen dari RAB dan spec, Sabtu (16/8/2025).

Saat media ini mengkonfirmasi pelaksana PT Dwi Guna, Azis, mengatakan terkait papan nama K3 dan Direksi kit, kok, belum ada di wilayah proyek tersebut, padahal anggaranya miliaran, jawaban pihak pelaksana PT Dwi Guna, Azis, dengan pelit bicaranya. “Ya nanti tak sampaikan bos saya,” ujar Azis.

“Terkait proyek tersebut, yang didanai baik dari APBN dan provinsi mesti harus tranparansi dan terbuka di mata publik,sehingga dana yang disalurkan untuk irigasi proyek tersebut bisa berkualitas, dan kepentingan umum harus diawasi agar kualitas dan kuantintas bisa dicegah korupsi,” ucapnya Yudi.

LSM Ngawi Ngawiti bergerak, Yudi, pemerhati proyek pemerintah daerah Ngawi, mengatakan terkait proyek saluran irigasi Kesongo Kedungputri, Ngawi dalam pengerjaan ini kurang tranparansi tidak ada K3 (melindungi pekerja dan keselamatan kerja dan kesehatan kerja, red) dan papan nama, juga tidak ada Direksi kit, padahal semua biaya tersebut sudah ada anggaran dalam RAB, hal ini persiapan dan pihak rekanan harus dipertanyakan, dan tidak bisa profesional perlu pengawasan konsultan yang ketat, supaya hasil akher proyek tersebut, sehingga bisa berkualitas dan sesuai spec,.kami sebagai lembaga kontrol sosial siap mengawal proyek daerah Kabupaten Ngawi agar ada transparasi dan akuntabilitas.

“Harapannya semua proyek yang didanai dari APBN dan APBD kami akan mengawal dengan baik, agar semua proyek yang di kerjakan sesui RAB dan spec, agar kuwalitasnya bisa terjaga dan kebocoran dana bisa preventif,” tuturnya. (Zamhari)