Daerah  

Miris! Warga Lakkese Polman Tandu Jenazah 8 Km Lewati Sungai dan Hutan Terjal karena Jalan Rusak Parah

Jenazah bernama Jusri ditandu warga Lakkese sejauh 8 kilometer dengan melewati sungai saat pemulangan ke rumah duka di pelosok Kabupaten Polman Sulawesi Barat. (Foto : ist/majalahfakta.id)

‎‎FAKTA – Seorang warga Dusun Lakkese bernama Jusri meninggal dunia di Puskesmas Bulo, Desa Patampanua, Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat pada, 29 April 2026. Almarhum diketahui mengembuskan napas terakhir akibat penyakit maag akut yang dideritanya.

‎‎Kepala Dusun Lakkese, Daeng Maloga, mengungkapkan bahwa proses pemulangan jenazah menuju rumah duka ‎warga berjibaku membawa jenazah dengan tandu menempuh perjalanan

‎”Kurang lebih 8 kilometer dengan rute yang ditempuh cukup ekstrem, menyeberangi sungai, dan melewati jalan setapak hutan yang terjal dengan bantuan warga setempat,” ungkapnya.

‎Hal ini terjadi akibat jalan utama yang rusak parah yang tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua hingga terisolir.

‎‎Kondisi ini kembali menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur jalan agar tidak menyulitkan masyarakat, terutama dalam situasi mendesak seperti evakuasi atau pemulangan jenazah.

‎Kondisi ini disikapi oleh berbagai pihaktermasuk Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (DPD LPRI) Sulawesi Barat Puang Laupa Barunda,SE mengukapkan kejadian warga menandu jenazah menggunakan bambu sejauh beberapa kilometer dengan melewati medan berat dinilai sebagai tamparan keras bagi pelayanan publik di daerah tersebut, ” ungkapnya pada media fakta, Kamis (30/42026).

‎‎Lanjut, Ketua DPD LPRI Sulawesi Barat Puang Laupa Barunda,SE bersama Kasus Lakkese dan warga setempat mendesak pemerintah untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan agar kejadian serupa tidak terus berulang, terutama saat keadaan darurat medis atau kedukaan, ” tutupnya.(ammank-007)