Tegal, majalahfakta.id – Kabar baik untuk warga Kota Tegal. Seluruh proyek di Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal tahun 2026 dipastikan sudah tuntas proses pengadaan.
Dari data Jumlah Paket Pekerjaan Tahun 2026, Bidang Cipta Karya tercatat mengelola paket paling banyak dibanding bidang lain, yakni sebanyak 67 paket.
Demikian disampaikan Plt. Kepada DPUPR Kota, Heru Prasetya melalui Teguh Sugiarto nomor, Kabid Cipta Karya Kota Tegal saat ditemui diruang kerjanya, Selasa, 13 Oktober 2026.
Kabid Cipta Karya, Teguh Sugiartono menyampaikan, saat ini semua proyek tersebut sudah melewati proses pengadaan di PBJ. Sebagian besar sedang dalam tahap pelaksanaan di lapangan, dan sebagian lagi sudah selesai 100 persen.
“Semua proyek Cipta Karya sudah selesai proses pengadaan di PBJ melaui sistem mini kompetisi. Sebagian dalam pelaksanaan dan sebagian lagi sudah selesai. Kita kawal terus agar progresnya sesuai target,” ujar Teguh.
Berdasarkan papan progres, dari 67 paket Cipta Karya, rinciannya 12 paket konsolidasi, 2 dalam proses pengadaan, 52 dalam pelaksanaan berjalan, 1 paket drop, 7 masuk ubahan, dan 8 paket dinyatakan selesai.
Di antara puluhan paket tersebut, ada satu proyek yang menjadi perhatian khusus karena langsung menyentuh hajat hidup warga.
Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 2,3 miliar, DPU-PR Kota Tegal melakukan pemasangan pipa baru di Kelurahan Slerok, Panggung dan Mintaragen Kecamatan Tegal Timur.
Proyek ini bukan sekadar pemasangan pipa induk, tapi benar-benar memberikan sambungan langsung ke rumah warga. Sebanyak 344 sambungan rumah tangga akan mendapatkan pemasangan pipa dan meteran PDAM secara gratis.
“Dari DAK Rp 2,3 miliar itu untuk pemasangan pipa jaringan baru di kelurahan Slerok, Panggung dan Mintaragen. Ada sambungan pipa ke warga dan pemasangan meteran PDAM gratis sejumlah 344 sambungan ke rumah warga, dengan rincian 300 SR di kelurahan Panggung dan 44 di Mintaragen” jelas Teguh.
Bagi warga Panggung dan Mintaragen, ini adalah angin segar. Selama ini sebagian warga masih kesulitan mendapatkan air bersih yang layak dan stabil. Dengan adanya sambungan rumah gratis ini, 344 KK akan segera menikmati air PDAM yang lebih jernih, sehat, dan mengalir 24 jam.
Program ini juga menjadi strategi Pemkot Tegal dalam meningkatkan cakupan layanan air bersih di kawasan perkotaan. Dengan meteran baru yang gratis, beban warga menjadi lebih ringan, sementara pengelolaan ke depan akan diserahkan kepada PDAM agar lebih profesional dan berkelanjutan.
Teguh menambahkan, keberhasilan lelang dan percepatan pelaksanaan ini tidak lepas dari komitmen DPUPR untuk menjaga kualitas dan transparansi. Semua paket Bidang Cipta Karya, mulai dari penataan bangunan gedung, kawasan permukiman, hingga infrastruktur air bersih, dirancang untuk meningkatkan kenyamanan warga Kota Tegal.
Jika 52 paket yang kini dalam pelaksanaan berjalan ini rampung, wajah Kota Tegal akan semakin tertata. Dan bagi 344 warga Panggung dan Mintaragen, sebentar lagi mereka tak perlu lagi khawatir soal air bersih, karena air bersih akan mengalir langsung sampai ke dapur mereka. (sus)






