Direktur RSUD Undata Bantah Petisi Soal Pelayanan Bobrok

Jumpa pers di RSUD UNDATA Palu. (Foto : Mad/ majalahfakta.id)

Palu, majalahfakta.id – Direktur RSUD Undata Palu dr. Jumriani, M.H., memberikan klarifikasi terkait petisi yang beredar yang menyoroti pelayanan rumah sakit yang disebut semakin bobrok.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat klarifikasi di aula rumah sakit, Senin (3/11/2026).

Menanggapi petisi tersebut, Jumriani menyebut petisi yang dimaksud tidak memiliki tanda tangan.

“Itu yang pertama. Dan kedua, petisi tersebut memang tidak ada yang menandatangani,” ujarnya.

Ia juga membantah isu pelayanan RSUD Undata yang disebut semakin menurun. Menurutnya, hasil penilaian Ombudsman justru menunjukkan kepuasan pasien.

“Kemarin kami ada penilaian dari Ombudsman dan Ombudsman sendiri yang melakukan review atau interview kepada pasien-pasien yang ada. Semua pasien-pasien yang dilayani pada hari itu yang sempat di-interview oleh Ombudsman, tidak ada yang menyatakan tidak melakukan pelayanan yang baik. Semua mereka merasakan puas,” kata Jumriani.

Terkait alat kesehatan, Jumriani mengakui bahwa alat CT Scan di RSUD Undata memang dalam kondisi rusak sejak September 2026.

“Saya nyatakan bahwa alat kesehatan kami CT Scan memang rusak ya. Ini semenjak mulai dari rusaknya pada bulan September kami sudah melakukan telepon pihak untuk melakukan perbaikan,” jelasnya.

Ia menjelaskan perbaikan CT Scan dilakukan oleh vendor dari Jakarta yang melayani seluruh Indonesia, sehingga proses perbaikan masih terkendala antrean.

Sementara itu, Jumriani juga menyampaikan permohonan maaf jika tidak semua persoalan dapat dijawab. Ia mengklaim manajemen terus melakukan perbaikan setiap hari.

“Semua masukan yang ke saya untuk memperbaiki manajemen yang sekarang ini saya sudah lakukan ya bersama semua manajemen tidak berhenti bekerja. Tiap hari saya lakukan perbaikan,” ucapnya.

Ia mempersilakan publik untuk menanyakan langsung kepada pasien yang ada di rumah sakit saat ini terkait pelayanan yang diberikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUD Undata menyatakan komitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan transparansi pengelolaan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tersebut. (Mad)