Asa Para Pelaku UMKM di Tengah Perpanjangan PPKM

Dia juga mengatakan pemerintah perlu membuat program pendampingan agar para pelaku UMKM melakukan transformasi digital.

“Para pelaku UMKM perlu mendapat bimbingan jual beli secara online sehingga dapat meningkatkan pemasaran produk mereka meski di tengah pandemi Covid-19. Terlebih lagi saat kondisi pembatasan mobilitas seperti saat PPKM sekarang ini,” ujarnya.

Menurutnya, dengan melakukan transformasi digital maka para pelaku UMKM diharapkan dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga : Covid-19 Varian Delta Muncul di Merauke, Papua

“Terlebih lagi pada saat ini pemerintah sudah banyak menyiapkan kebijakan yang sangat baik melalui program pemulihan ekonomi nasional”.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah menambah anggaran sebesar Rp 55,21 triliun untuk membantu masyarakat yang terdampak karena penerapan PPKM.

“Berupa bantuan tunai yaitu BST (Bantuan Sosial Tunai), BLT (Bantuan Langsung Tunai) Desa, PKH (Program Keluarga Harapan), juga bantuan sembako, bantuan kuota internet dan subsidi listrik diteruskan,” ungkap Presiden.

“Saya sudah memerintahkan kepada para menteri terkait untuk segera menyalurkan bansos tersebut kepada warga masyarakat yang berhak,” pungkas Presiden. (why/ren)

ADVERTISE

1 min read121 kali dibaca