Ngawi, majalahfakta.id – Masjid At-Taqwa, Kelurahan Ketanggi, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, kembali menggelar pengajian rutin bulanan yang dirangkai dengan kegiatan bakti sosial berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung dengan khusyuk dan khidmat. Acara ini menjadi sarana meningkatkan keimanan sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kepedulian sosial ditengah masyarakat.
Acara dipandu oleh Ustaz Alhafit Turmudi, diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta penampilan Hadroh Al-Fateh.
Dalam sambutannya, H. Supardi, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah dari berbagai lingkungan di Kelurahan Ketanggi yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut.
Ia berharap pengajian rutin ini dapat menjadi jalan untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta memperoleh syafaat Rasulullah SAW kelak di hari kiamat.
Supardi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaah yang telah memberikan dukungan, baik berupa materi maupun tenaga dan pikiran. Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan.
Sementara itu, perwakilan Kelurahan Ketanggi, Riza Al Hafid, mengapresiasi konsistensi jamaah Masjid At-Taqwa dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan sosial setiap bulan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat untuk senantiasa bersyukur, memperkuat kebersamaan, serta menjaga kerukunan antarwarga.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Semoga kebersamaan dan kerukunan masyarakat Ketanggi senantiasa terjaga serta mendapatkan rida Allah SWT,” ujarnya.
KH. Dimyati Sampaikan Pentingnya Istikamah dalam Kebaikan
Puncak acara diisi dengan mauizah hasanah oleh KH. Dimyati, M.Pd., yang disebut sebagai senator STAINU Madiun sekaligus Ketua MBC NU Madiun. Dalam ceramahnya, ia mengangkat tema “Istikamah dalam Kebaikan.”
KH. Dimyati mengajak jamaah untuk senantiasa menjaga keistikamahan dalam beribadah, memperbanyak sedekah, serta melakukan amal saleh selama masih diberi kesempatan hidup di dunia.
Ia menjelaskan bahwa sedekah merupakan salah satu amalan yang memiliki keutamaan besar. Bahkan, sedekah jariyah dapat terus memberikan pahala selama manfaatnya masih dirasakan oleh orang lain.
Menurutnya, ketika seseorang meninggal dunia, amal perbuatannya terputus kecuali tiga perkara, yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak saleh yang mendoakannya.
“Selama masjid ini terus dimanfaatkan untuk beribadah dan kebaikan, insyaallah manfaat dari sedekah jariyah akan terus mengalir,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh jamaah agar menjadi pribadi yang mencintai ilmu, gemar bersedekah, dan senantiasa dekat dengan Al-Qur’an.
Pengajian dan Bakti Sosial Perkuat Kepedulian Masyarakat
Melalui kegiatan pengajian rutin yang dipadukan dengan donor darah dan pemeriksaan kesehatan, jemaah Masjid At-Taqwa tidak hanya memperoleh siraman rohani, tetapi juga diajak meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan sesama.
Harapannya, kegiatan tersebut dapat terus berlangsung secara istikamah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kelurahan Ketanggi dan sekitarnya.
Seluruh jemaah berharap senantiasa diberikan kekuatan untuk istikamah dalam kebaikan, menjadi ahli ilmu, gemar bersedekah, mencintai Al-Qur’an, serta memperoleh rida dan keberkahan dari Allah SWT. (Zamhari)






