BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Kota Batu 23-26 Oktober 2026, Waspada Banjir Bandang

Kota Batu, majalahfakta.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kota Batu dan sekitarnya pada periode 23-26 Oktober 2026.

Peringatan ini menyusul terpantaunya peningkatan pertumbuhan awan konvektif di kawasan pegunungan Arjuno-Welirang. Berdasarkan laporan warga Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Sabtu (24/10/2026), langit di Kota Batu mulai menggelap sejak siang hari.

BMKG memprakirakan, meski awal musim hujan di Jawa Timur mundur hingga Desember 2026 akibat El Nino, potensi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang tetap tinggi.

“Hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi, disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat,” tulis BMKG dalam keterangannya.

Waspada Tiga Bencana Hidrometeorologi

Sebagai daerah hulu DAS Brantas, Kota Batu diminta siaga penuh terhadap tiga ancaman:

1. Banjir Bandang: Hujan lebat berpotensi memicu banjir bandang di aliran sungai, saluran air, dan daerah rendah yang rentan banjir. Warga diimbau menghindari bantaran sungai saat hujan.

2. Tanah Longsor: Area tebing, lereng curam, dan tanah labil di Kecamatan Bumiaji, Batu, dan Junrejo rawan longsor saat hujan lebat.

3. Angin Kencang 20-35 km/jam: Berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari. Dapat merobohkan pohon, baliho, dan atap rumah.

Rakor Karhutla dan Kesiapsiagaan Bencana di Kota Batu beberapa hari lalu juga menegaskan, Pemkot Batu bersama BPBD, Perhutani, dan TNBTS siap siaga menghadapi peralihan dari karhutla ke banjir bandang.

Imbauan:
BPBD Kota Batu mengimbau warga untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG, menyiapkan tas siaga bencana, dan memastikan jalur evakuasi di lingkungan masing-masing aman.

Sumber: BMKG

(Mud/ F.1015)