Mamuju, majalahfakta.id – Aksi demonstrasi yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju pada Kamis (22/10/2026), dalam Rangka merefleksi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Aksi tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menyampaikan evaluasi dan kritik terhadap berbagai persoalan yang dinilai berdampak pada masyarakat
Aksi ini dipusatkan di area simpang lima kota mamuju Sulawesi Barat. Sementara itu, salah satu massa aksi PMII Cabang Mamuju, Komisariat Institut Kesehatan dan Bisnis ST Fatimah Mamuju, aktivis Fergiawan Rai Zacky menyoroti isu terkait eksplorasi Logam tanah Jarang di provinsi Sulbar yang sampai saat ini masih hangat di perbincangkan dikalangan masyarakat.
”Seharusnya sebagai kepala tertinggi di negara bisa melihat apa saja dampak negatifnya khususnya dampak ekologis dan biologis yang akan merusak mata pencaharian dan mengancam nyawa masyarakat local, bukan berarti ketika pemerintah memberikan solusi untuk memberdayakan masyarakat local dalam membukakan lapangan kerja untuk masuknya tambang logam tanah jarang ini di Sulbar itu adalah jawaban keresahan masyarakat, serta seperti apa proses reboisasi lingkungan ketika sumber daya alam tersebut sudah habis,” ungkap Fergiawan Rai Zacky aktivis yang dikenal vokal dalam Parlemen jalanan.
Lanjut, Fergiawan juga menyoroti terkait isu yang sempat panas baru – baru ini tentang LGB, seharusnya pemerintah merancang sebuah aturan baru tentang penanganan LGBT agar dapat mengurangi angka penyakit HIV/AIDS yang maroyitasnya adalah pemuda. kita tidak menolak perbedaan tapi kita menolak penyimpangan dan tidak boleh ada toleransi hal tersebut.
Selain itu, ia juga menyoroti aturan penjualan minuman beralkohol, pemerintah seharusnya mebentuk peraturan baru untuk menyelamatkan anak – anak sekolah hari ini. Dalam tahun 2026 sudah 4 kali terjadinya kecelakaan anak di bawah umur karena di biarkan membeli minuman keras di jam sekolah dan masi menggunakan atribut sekolah pada saat membeli, bahkan sampai adanya terjadi kasus pembunuhan di Prov Sulbar khususnya Kab.Mamuju.
Lebih lanjut, Aksi mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju kali ini membawa sejumlah isu yang dinilai berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat. Dalam evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
PMII Cabang Mamuju menyampaikan 15 poin tuntutan utama yaitu :
1. Mendesak pemerintah menyelesaikan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Barat.
2. Menuntaskan persoalan penetapan data desil penerima bantuan sosial.
3. Menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional.
4. Mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
5. Mendorong transparansi pembangunan Koperasi Desa (Kopdes).
6. Menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di daerah.
7. Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.
8. Menyelesaikan persoalan infrastruktur sekolah di daerah terpencil.
9. Memperjelas regulasi penjualan minuman keras (miras).
10. Menuntut penghentian aktivitas Lingkar Tambang Jaya (LTJ) di Sulawesi Barat.
11. Mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
12. Meminta pemerintah melakukan penanganan serius terkait penyebaran HIV/AIDS.
13. Menghentikan aktivitas korporasi yang mengeksploitasi kekayaan alam Indonesia.
14. Menyelesaikan persoalan penanganan stunting.
15. Mendorong pemerintah membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.
Selanjutnya, Komisariat Institut Kesehatan dan Bisnis ST Fatimah Mamuju, aktivis Fergiawan Rai Zacky menyampaikan dan berharap pemerintah hari ini khususnya bapak presiden dan wakilnya itu mengingat tugas dan fungsinya pada saat di sumpah dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala pemerintah tertinggi di negara RI.
”Takutlah kepada Tuhanmu, Bukan takut kepada spanduk yg mengkritikmu,” kata Fergiawan dalam orasinya. (Ammank-007)
Beranda » Refleksi 2 Tahun Prabowo-Gibran, PMII Mamuju Demo di Simpang Lima Bawa 15 Tuntutan
Refleksi 2 Tahun Prabowo-Gibran, PMII Mamuju Demo di Simpang Lima Bawa 15 Tuntutan
Rekomendasi untuk kamu

Tangerang, majalahfakta.id — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya standar kompetensi dan sertifikasi profesi…

Sidoarjo, majalahfakta.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan inspeksi mendadak (sidak)di Desa Watutulis, Kecamatan Prambon,…

Jakarta, majalahfakta.id — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) membahas solusi pengembangan…

Tegal, majalahfakta.id – Sebanyak 81 personel resmi dilepas Pemerintah Kabupaten Tegal untuk mengemban misi di…

Tabalong, majalahfakta.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Simulasi…

