Semua  

Bupati Tegal Lepas 81 Personel Porprov, Tegal Bidik 20 Besar Jateng

Bupati Tegal saat melepaskan kontingen Kabupaten Tegal mengikuti Porprov Jateng. (Foto : Sus)

Tegal, majalahfakta.id – Sebanyak 81 personel resmi dilepas Pemerintah Kabupaten Tegal untuk mengemban misi di Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah XVII Tahun 2026. Pelepasan kontingen berlangsung khidmat di Pendopo Amangkurat Slawi, Sabtu (17/10/2026), sebagai penanda dimulainya perjuangan panjang para atlet di arena olahraga paling bergengsi tingkat provinsi.

Kontingen Tegal tahun ini berkekuatan 61 atlet dan 20 pelatih yang akan bertarung di 16 cabang olahraga. Mereka bukan atlet yang datang tiba-tiba, melainkan para petarung yang telah lolos melalui seleksi ketat babak kualifikasi pada 2025. Dengan komposisi itu, Pemerintah Kabupaten Tegal mematok target yang tidak ringan namun realistis, menembus peringkat 20 besar Jawa Tengah.

Di hadapan para atlet, pelatih, dan pengurus KONI, Bupati Tegal menyampaikan pesan yang lugas namun menyentuh mentalitas. Ia meminta setiap atlet yang berangkat untuk bertanding dengan keberanian, kepercayaan diri, dan menjunjung tinggi sportivitas. Baginya, Porprov adalah panggung untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik hasil dari latihan panjang yang melelahkan. Jangan mudah menyerah ketika berhadapan dengan lawan yang tangguh, dan jangan pula cepat berpuas diri ketika kemenangan sudah di tangan, pesan itu ia tekankan.

Bupati juga mengingatkan bahwa Porprov tidak semata-mata soal perburuan medali. “Lebih dari itu, ajang empat tahunan ini menjadi cermin untuk menguji mentalitas atlet, mengukur sejauh mana keberhasilan pembinaan olahraga di daerah, sekaligus menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan antardaerah di Jawa Tengah,” kata Bupati.

Ia mengaitkan semangat bertanding itu dengan visi Kabupaten Tegal yang ingin terus maju dan tangguh, sehingga tidak ada alasan bagi atlet untuk gentar menghadapi lawan manapun.

Ketua Umum KONI Kabupaten Tegal, Bambang Asmoyo, mengatakan, “Keberangkatan kontingen kali ini adalah buah dari perjuangan panjang, dedikasi, dan pengorbanan yang tidak sedikit selama masa kualifikasi.”

Pihaknya berkomitmen memenuhi seluruh kebutuhan kontingen, mulai dari insentif bulanan bagi atlet, akomodasi selama pertandingan, hingga biaya operasional pelepasan, yang seluruhnya bersumber dari anggaran Pemerintah Kabupaten Tegal. Komitmen itu disertai dengan tuntutan yang seimbang, yakni prestasi setinggi-tingginya sebagai timbal balik atas dukungan yang diberikan.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tegal juga memberi sinyal penguatan di masa depan. Apabila kontingen mampu mendongkrak peringkat daerah secara signifikan dibandingkan hasil Porprov sebelumnya, pemerintah daerah mengisyaratkan akan menambah anggaran pembinaan bagi KONI. Saat ini pemerintah memang sedang melakukan penyesuaian efisiensi anggaran di berbagai sektor, namun prioritas bagi pembinaan olahraga tetap diupayakan agar sarana, prasarana, dan fasilitas penunjang atlet semakin memadai ke depan.

Sementara itu, sejumlah cabang olahraga seperti tenis dan sepak takraw dijadwalkan memulai pertandingan lebih awal sebelum pembukaan resmi Porprov yang akan dipusatkan di Stadion Jatidiri, Semarang. Adapun penutupan pesta olahraga ini nantinya akan digelar di Stadion Kendal. Selain kesiapan fisik dan taktik, para atlet juga dibekali pesan untuk menjaga kebersamaan, menjaga kesehatan, serta tidak melupakan restu orang tua sebagai kekuatan spiritual dalam setiap pertandingan.

Saya ingin para atlet berangkat dengan keyakinan, bertanding dengan keberanian, dan pulang dengan kebanggaan. Berikan yang terbaik untuk Kabupaten Tegal, buktikan bahwa dengan persiapan yang matang, kerja keras, kedisiplinan, dan doa, kita mampu menghadapi setiap tantangan, pungkas Bupati menutup sambutannya dengan penuh optimisme. (sus)