Bupati Badung Instruksikan BKPSDM Catat ASN Absen Upacara HUT RI

Adi Arnawa minta BKPSDM Catat ASN yang tidak mengikuti upacara HUT RI. (foto: bdg01/majalahfakta.id)

FAKTA – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyampaikan teguran keras kepada jajaran pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung yang tidak menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Teguran mendalam tersebut disampaikan Bupati Adi Arnawa di hadapan para veteran saat menggelar acara ramah tamah bersama Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Badung, usai upacara penurunan bendera Merah Putih di Lapangan Mangupraja Mandala.

“Saya minta Pak Sekda, Pak Asisten Tiga, dan Kepala BKPSDM untuk mencatat seluruh pejabat yang tidak hadir dari pagi saat penaaikan bendera hingga sore hari ini, lalu laporkan langsung ke saya. Saya tidak bermaksud mengancam, tetapi saya tidak mau hal seperti ini menjadi kebiasaan. Mohon maaf, untuk hal ini tidak ada toleransi dari saya,” tegas Bupati Adi Arnawa.

Bupati menyayangkan sikap sejumlah pejabat yang enggan hadir tanpa alasan yang sah, padahal fasilitas dan sarana pendukung telah disediakan pemerintah daerah. Menurutnya, menghadiri peringatan kemerdekaan merupakan bentuk komitmen serta rasa malu moral generasi penerus terhadap pengorbanan para pahlawan bangsa.

Sebagai pembanding, Bupati menyoroti keteladanan seorang anggota veteran LVRI Badung berusia 93 tahun, I Made Sandi, yang tetap setia dan sigap mengikuti seluruh rangkaian acara sejak pengibaran bendera pagi hari hingga upacara penurunan bendera dan ramah tamah malam hari.

“Malu kita kepada para pendahulu kita. Bayangkan, veteran kita Bapak Made Sandi yang usianya sudah 93 tahun, dari pagi saat pengibaran bendera sampai penurunan dan syukuran sore ini tetap hadir dengan setia mengikutinya. Begitu juga adik-adik Paskibraka yang berlatih berbulan-bulan demi menyuguhkan upacara yang khidmat. Jangan hanya narasi dan retorika nasionalisme di mulut saja, buktikan dengan implementasi hadir menghormati Sang Merah Putih,” cetusnya.

Bantuan Insentif LVRI Badung Rp1 Juta per Bulan Siap Dievaluasi Naik
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa kembali menegaskan komitmen Pemkab Badung untuk terus memperhatikan kesejahteraan para veteran perang kemerdekaan di wilayah Badung. Pemkab Badung secara konsisten menyalurkan bantuan insentif senilai Rp1 juta per bulan bagi anggota Legiun Veteran.

“Kami menyadari bantuan Rp1 juta setiap bulan kepada anggota Legiun Veteran Kabupaten Badung ini mungkin tidak sebanding dengan perjuangan jiwa dan raga para penglingsir kita. Namun, ini adalah bentuk penghormatan nyata dari kami. Seiring pertumbuhan ekonomi Badung yang semakin membaik, kami siap mempertimbangkan untuk meningkatkan besaran bantuan tersebut di masa mendatang,” ungkap Bupati.

Adi Arnawa ingin agar momen peringatan 17 Agustus tidak sekadar dipandang sebagai upacara perayaan seragam rapi dan kumpul-kumpul semata, melainkan dijadikan sarana refleksi diri bagi seluruh ASN Badung untuk bekerja lebih keras dalam mengentaskan kemiskinan, meningkatkan derajat kesehatan, serta mencerdaskan kehidupan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (fa)