Semua  

Kadisbud Badung Nyatakan Kesiapan 1.200 Personel Seni untuk Berlaga di Pesta Kesenian Bali XLVIII

Kadisbud Badung I Gede Sukadana. (foto: fa/majalahfakta.id)

FAKTA – Momentum pelestarian budaya adiluhung kembali bergelora seiring dengan dibukanya Pesta Kesenian Bali (PKB) Tingkat Kabupaten Badung XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Balai Budaya Giri Nata Mandala pada Senin (7/6/2026). Pergelaran ini menjadi penanda kesiapan mutlak Pemerintah Kabupaten Badung untuk tampil total dan memukau pada ajang PKB Tingkat Provinsi Bali yang dijadwalkan berlangsung dari 13 Juni hingga 11 Juli 2026 mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Sukadana, menegaskan bahwa seluruh kontingen dari Gumi Keris telah mematangkan persiapan secara matang demi menampilkan performa terbaik.

“Untuk kesiapan kontingen kami, sembilan puluh persen sudah sangat siap untuk tampil dan menorehkan prestasi di ajang PKB Provinsi Bali,” ujar Sukadana dengan nada optimis.

Keseriusan Kabupaten Badung dalam mengawal kelestarian seni budaya dibuktikan dengan pengerahan kekuatan penuh pada seluruh kategori pementasan. Sukadana memaparkan bahwa kontingen Badung kali ini diperkuat oleh kurang lebih 1.200 personel yang terdiri atas seniman tari, penabuh gamelan, hingga tim official. Kekuatan tersebut kian solid berkat sokongan dana operasional yang sangat masif dari pemerintah daerah.

Kucuran anggaran yang representatif ini dinilai sebagai bukti nyata komitmen tinggi serta kepedulian dari jajaran bupati dan wakil bupati dalam memajukan eksistensi seni tradisional serta memberikan panggung yang terhormat bagi para seniman lokal Bali.

Melalui proses kurasi ketat yang dilakukan oleh Tim Kurator sejak satu tahun sebelumnya, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung resmi menetapkan 28 sekaa, sanggar, dan komunitas seni terbaik sebagai Duta Kabupaten Badung. Seluruh duta ini akan berlaga dalam berbagai kategori bergengsi, dilengkapi pula dengan pengiriman kontingen olahraga tradisional Jantra Tradisional Bali.

Daftar Duta Kabupaten Badung pada Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026

• Peed Aya (Pawai): Ditampilkan oleh Sanggar Seni Pekandelan Agung, yang beralamat di Banjar Lebah Pangkung, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi.

• Utsawa (Parade) Gong Kebyar Anak: Dipersembahkan oleh Sanggar Tari dan Tabuh Rajapala, beralamat di Jalan Kunti 1, Banjar Basangkasa, Kelurahan Seminyak, Kecamatan Kuta.

• Utsawa (Parade) Gong Kebyar Dewasa: Dimeriahkan oleh Komunitas Seni Baturenggong, beralamat di Banjar Delod Bale Agung, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi.

• Utsawa (Parade) Gong Kebyar Wanita: Diwakili oleh Sanggar Seni Guntur Madu, beralamat di Banjar Pundung, Desa Pangsan, Kecamatan Petang.

• Utsawa (Parade) Busana Adat Daerah: Diperagakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung.

• Utsawa (Parade) Arja Klasik: Ditampilkan oleh Sanggar Titibah, beralamat di Banjar Teguan, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal.

• Utsawa (Parade) Janger Remaja: Dibawakan oleh Sanggar Seni Murti Kanti Swara, beralamat di Banjar Tegeh, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara.

• Utsawa (Parade) Palegongan Klasik: Disajikan oleh Sanggar Seni Tari Dharmawangsa, beralamat di Jalan Gatot Kaca, Banjar Sedang Kelod, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal.

• Utsawa (Parade) Wayang Kulit: Dimainkan oleh Sanggar Seni Dhanan Jaya, beralamat di Banjar Pengayehan, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi.

• Utsawa (Parade) Joged Bumbung: Ditampilkan oleh Sekeha Joged Akah Luki, beralamat di Banjar Selat, Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi.

• Utsawa (Parade) Nglawang: Dimeriahkan oleh Sanggar Seni Kadung Tresna, beralamat di Banjar Jumpayah, Desa Adat Mengwitani, Kecamatan Mengwi.

• Utsawa (Parade) Drama Gong: Dipersembahkan oleh Sekaa Gong Gita Swastika, beralamat di Banjar Adat Tengkulung, Lingkungan Tengkulung, Kecamatan Kuta Selatan.

• Utsawa (Parade) Angklung Kebyar: Disajikan oleh Sanggar Seni Taksu Murti Kemanisan, beralamat di Jalan Raya Legian No. 447, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta.

• Wimbakara (Lomba) Balaganjur: Diikuti oleh Sekaa Gong Cakradara, beralamat di Desa Adat Sedang, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal.

• Wimbakara (Lomba) Tari Barong Ket: Diikuti oleh Sekaa Gong Satya Winangun Budaya, beralamat di Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara.

• Wimbakara (Lomba) Taman Penasar: Diikuti oleh Sanggar Seni Semar Pegulingan Sekar Tunjung Biru, beralamat di Jalan Taman Sari 3, Desa Adat Tanjung Benoa, Kelurahan Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan.

• Wimbakara (Lomba) Gender Wayang: Diikuti oleh Sekehe Batel Giri Sunari, beralamat di Banjar Busana, Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal.

• Wimbakara (Lomba) Mewarnai: Diikuti oleh Sanggar Seni Krisnarupa, beralamat di Banjar Cica, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi.

• Wimbakara (Lomba) Melukis Wayang Klasik: Diikuti oleh Sanggar Seni Krisnarupa, beralamat di Banjar Cica, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi.

• Pagelaran Seni Pertunjukan Kolosal Berbasis Tradisi: Dipersembahkan oleh Sanggar Seni Tugek Carangsari, beralamat di Banjar Pemijian, Desa Carangsari, Kecamatan Petang.

• Parade Revitalisasi Kesenian Klasik: Ditampilkan oleh Komunitas Seni Grahasta Bawera, beralamat di Banjar Pengayehan, Desa Adat Munggu, Kecamatan Mengwi.

• Pagelaran Kesenian Khas Kabupaten Badung: Dimeriahkan oleh Sanggar Seni Wayang Waduk, beralamat di Banjar Umakepuh, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi.

• Parade Ngelawang Barong Landung: Dibawakan oleh Sanggar Tari Bali Rare Cili Kedonganan, beralamat di Jalan Uluwatu, Gang Labaros No. 03, Lingkungan Ketapang, Kelurahan Kedonganan, Kecamatan Kuta.

• Parade Pementasan Kesenian Tradisional: Dipersembahkan oleh Sanggar Tari dan Tabuh Prabha Semara Jaya, beralamat di Jalan Langon No. 17, Banjar Tengah, Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi.

• Pagelaran Gambelan Inovatif: Disajikan oleh Sanggar Seni Gargita Santhi, beralamat di Banjar Pacung, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal.

• Pementasan Calonarang: Ditampilkan oleh Sanggar Seni Majalangu, beralamat di Banjar Padang, Desa Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara.

• Parade Rekonstruksi Gamelan Tua: Dipersembahkan oleh Komunitas Seni Tapahana, beralamat di Banjar Dinas Sulangai, Desa Sulangai, Kecamatan Petang.

• Pagelaran Pegulingan Semara: Diwakili oleh Komunitas Seni Nyenit Nyenir, beralamat di Jalan Kubu Anyar No. 8, Lingkungan Temacun, Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta.

Dinas Kebudayaan bersama Tim Kurator secara intensif telah melaksanakan monitoring ke setiap kantong-kantong seni duta daerah. Dari hasil pemantauan, proses persiapan berjalan sangat lancar dengan materi pementasan yang secara keseluruhan telah rampung disempurnakan berdasarkan koreksi dan masukan konstruktif tim kurator demi penampilan yang maksimal.

Sebagai bagian dari edukasi lingkungan, Dinas Kebudayaan juga menyisipkan imbauan penting terkait pengelolaan sampah secara mandiri dan terpisah di areal pementasan, guna memastikan kebersihan lingkungan panggung tetap terjaga pasca-penampilan.

Selain itu, pembinaan terpusat dari Tim Provinsi Bali telah berjalan sukses, khususnya menyasar kategori strategis seperti Gong Kebyar Anak-Anak, Gong Kebyar Dewasa, Gong Kebyar Wanita, Peed Aya, dan Balaganjur. Guna mematangkan penguasaan panggung, proses blocking mandiri juga telah dilaksanakan oleh Duta Balaganjur dan Bapang Barong, sementara latihan resmi (gladi bersih) dari panitia provinsi dijadwalkan pada satu hari sebelum pementasan dimulai.

Ajang kebudayaan tahun ini pun menjadi momen istimewa bagi Kabupaten Badung, di mana ketua Listibiya Kabupaten Badung sekaligus tokoh pengabdi seni yang berdedikasi tinggi, I Gusti Ngurah Artawan, secara resmi dikirim sebagai calon tunggal penerima Penghargaan Adi Sewaka Nugraha, sebuah anugerah kehormatan tertinggi bagi pejuang kebudayaan di Bali. (fa)