FAKTA – Salah satu sarana pokok yang dapat menunjang warga masyarakat yang bermukim di pedesaan, terutama warga yang bergelut di bidang pertanian seperti halnya di wilayah Desa Salutiwo, Mamuju, Sulawesi Barat, yang sampai saat ini, masyarakat tersebut pada umumnya menggantungkan hidup sebagai penggarap lahan/petani.
Namun dengan adanya perhatian Pemerintah setempat seperti Kepala Desa, yang tidak senang ketika melihat kehidupan masyarakat di wilayahnya sengsara, olehnya itu, disela-sela kesibukan oleh orang yang dinomorsatukan di desa tersebut, Hans Malino, yang menjadi Kepala Desa Salutiwo, berupaya memberdayakan sebagian Anggaran Dana Desa (ADD) dipertengahan tahun 2024 ini, dengan membuka akses jalan tani sepanjang 2000 meter dan lebar kurang lebih 4 meter dengan biaya sekira kurang lebih seratus juta rupiah.
Kehadiran akses jalan tani tersebut membuat warga bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah karena merasa beban mereka sebagian telah berkurang karena mereka sudah bisa menggunakan kendaraan untuk mengangkut hasil pertaniannya, terutamasaat usai panen. Demikian disampaikan Kepala Desa Salutiwo, Hans, bersama aparatnya saat ditemui Media Fakta di kediamannya di Salutiwo pekan lalu.
Lanjut Hans menuturkan, bahwa pembuatan akses jalan tani ini rencananya ditahap berikut akan dilanjutkan dengan tingkat pengerasan agar bisa lebih baik lagi. “Dan harapan saya selaku Pemerintah di desa ini, mengharapkan agar keselamatan dan keutuhan akses jalan ini, menjadi tanggung jawab kita bersama dalam hal perawatannya,” ujarnya. (Mardani)






