Daerah  

Kantor PN Mamuju Digeruduk Pendemo, Dugaan Tidak Transparan Seleksi PPNPN

Aksi yang digelar HMI Cabang Mamuju tersebut, lantaran proses seleksi Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) pada Pengadilan Negeri Mamuju diduga tidak transpran.

FAKTA – Kantor Pengadilan Negeri Mamuju mendadak ramai digeruduk oleh organisasi kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju dengan menggelar aksi demontrasi di depan kantor Pengadilan Negeri Mamuju, Rabu, (30/11/2022).

Aksi yang digelar HMI Cabang Mamuju tersebut, lantaran proses seleksi Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) pada Pengadilan Negeri Mamuju diduga tidak transpran.

Menurut peserta aksi dari kalangan mahasiswa menyebutkan, bahwa aksi yang dilakukan pihaknya disebabkan adanya dugaan dan pertanyaan dari publik, tentang transparansi rekrutmen hingga verifikasi berkas pendaftaran pelamar PPNPN. Dan sesuai informasikan awal sangat berbeda dengan hasil yang di umumkan oleh pengadilan Negeri Mamuju

“Informasi awalnya pramubakti 4 orang, satpam 2 orang dan pengemudi 2 orang”

“Namun hasil seleksi yang diumumkan pramubakti 5 orang,1 orang satpam dan 2 orang pengemudi,” beber HMI cabang Mamuju

Lanjut, para pendemo mahasiswa menilai bahwa yang lolos dalam seleksi diduga memiliki kedekatan emosional dengan oknum pejabat yang ada di pengadilan Negari Mamuju.

Hal tersebut secara tegas Himpunan Mahasiswa Islam(HMI) Cabang Mamuju dalam tuntutannya ada tiga poin yaitu :

1.Mendesak Pengadilan Negeri Mamuju Melakukan PPNPN ulang secara transparan

2.Meminta Pengadilan Negeri Mamuju lakukan evaluasi terhadap panitia seleksi PPNPN

3.Mendesak Sekretaris Pengadilan Negeri Mamuju untuk mundur dari jabatan-Nya.

Selanjutnya Ketua Pengadilan Negeri Mamuju Budiansyah saat menerima mahasiswa berjanji akan menyampaikan hal tersebut Ke Pengadilan Tinggi dalam waktu yang secepatnya

Lanjut ia katakan apa yang menjadi aspirasi adek-adek mahasiswa kami akan sampaikan ke Pengadilan Tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, proses seleksi PPNPN itu merupakan kewenangan Pengadilan Tinggi bukan Pengadilan Negari Mamuju.

“Pihak pengadilan negeri mamuju hanya sebatas panitia seleksi pendaftar,” ungkapnya. (amk)