Udin Leaders Angkat Keindahan Palu Lewat Video Klip

Bang Udhin perdana kunjungan ke Kota Palu. (foto: Mad/majalahfakta.id)

FAKTA – Penyanyi lagu daerah Bugis dan Makassar, Udin Leaders, memilih Kota Palu, Sulawesi Tengah, sebagai lokasi pengambilan gambar tiga video klip lagu terbarunya. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5–7 Agustus 2026.

Kunjungan Udin Leaders ke Palu tidak hanya untuk proses produksi video klip, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dengan sejumlah pihak. Ia datang bersama putranya untuk menjalankan rangkaian agenda yang telah dipersiapkan sejak proses rekaman dan aransemen musik diselesaikan di Makassar.

“Aransemen dan musiknya sudah selesai. Rekamannya juga sudah dilakukan di Makassar. Di Palu kami fokus untuk proses syuting video klip,” ujar Udin Leaders.

Musisi yang telah menghasilkan sekitar 10 album lagu daerah itu mengatakan tiga lagu yang akan divisualisasikan adalah Tanah Ogi Wanwaku, Minas Hariburta, serta satu lagu lainnya. Menurutnya, karya-karya tersebut mengangkat nilai budaya dan kecintaan terhadap tanah kelahiran masyarakat Bugis.

Udin Leaders menjelaskan, lagu Tanah Ogi Wanwaku mengisahkan semangat merantau untuk meraih kesuksesan tanpa melupakan kampung halaman.

“Lagu ini menceritakan bahwa tanah Bugis adalah tanah kelahiran. Di mana pun berada, saya akan berusaha mencari rezeki, kemudian pulang membawa kesuksesan untuk membangun daerah dan kampung halaman,” katanya.

Sejumlah lokasi di Kota Palu dipilih sebagai latar pengambilan gambar, di antaranya Taman Wali Kota, Bukit Salena, kawasan Pantai Talise, serta beberapa ruas jalan yang dinilai memiliki panorama khas ibu kota Sulawesi Tengah.

Melalui produksi video klip tersebut, Udin Leaders berharap keindahan alam dan potensi pariwisata Kota Palu semakin dikenal masyarakat luas. Ia juga ingin memperkenalkan budaya Bugis dan Makassar kepada generasi muda melalui karya musik yang dipadukan dengan visual destinasi daerah.

Selama lebih dari satu dekade berkarya, Udin Leaders dikenal sebagai penyanyi lagu daerah yang karyanya banyak dinikmati masyarakat di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan sejumlah wilayah Indonesia Timur. Produksi video klip di Palu menjadi salah satu upayanya untuk menggabungkan promosi budaya, musik daerah, dan potensi wisata dalam satu karya yang dapat dinikmati masyarakat. (Mad)