Lumajang, majalahfakta.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang. Kali ini, nama Shilin Azila Susanto berhasil mencuri perhatian setelah tampil memukau dan keluar sebagai Juara 1 Tunggal Tangan Kosong Putri Usia Dini dalam ajang Kejurprov Pencak Silat 2026.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa usia dini bukan menjadi penghalang untuk menorehkan prestasi di level kompetisi yang lebih tinggi. Dengan kerja keras, kedisiplinan, keberanian dan semangat pantang menyerah, Shilin mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil berdiri sebagai yang terbaik di kelas yang diikutinya.
Prestasi itu sekaligus menjadi kabar positif bagi keluarga besar SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang. Sekolah menilai keberhasilan Shilin tidak lahir secara instan, melainkan merupakan buah dari proses latihan, kedisiplinan dan perjuangan yang harus terus dijaga.
Kepala SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang, Darna Yuliastutik, menyampaikan apresiasi sekaligus rasa bangganya atas capaian anak didiknya tersebut.
“Terima kasih atas kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah yang telah ditunjukkan. Semoga raihan prestasi ini menjadi awal yang indah untuk mengukir karya-karya hebat lainnya di masa depan dan menjadi inspirasi bagi kita semua,” kata Darna kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, prestasi yang diraih Shilin bukan sekadar tentang sebuah gelar juara. Lebih dari itu, pencapaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan mengejar prestasi sesuai bidang yang diminati.
Darna juga mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat sang juara cepat berpuas diri.
“Tetap rendah hati, terus berlatih, dan junjung tinggi sportivitas,” pesannya. Semangat tersebut kemudian menjadi bagian dari slogan yang terus digaungkan keluarga besar sekolah: “Citroda Wani Prestasi.”
Dukungan Orang Tua Jadi Faktor Penting. Di balik prestasi seorang anak, dukungan keluarga menjadi salah satu faktor yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ketua Komite SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang, Hariyanto, menegaskan bahwa keberhasilan siswa dalam meraih prestasi membutuhkan sinergi antara anak, orang tua dan lembaga pendidikan.
Menurut Hariyanto, orang tua memiliki peran besar dalam memberikan dukungan, baik secara moral maupun materiil, sehingga anak dapat menjalani proses latihan dan kompetisi secara optimal.
“Peran orang tua dalam pencapaian prestasi sangatlah dibutuhkan selain dukungan dari pihak lembaga. Baik secara moril maupun materiil,” ujar Hariyanto.
Ia menilai, prestasi anak tidak seharusnya hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi energi positif bagi lingkungan sekolah. Dukungan yang konsisten dari keluarga dan lembaga pendidikan diyakini dapat membantu anak berkembang secara lebih maksimal.
Raihan Juara 1 Shilin Azila Susanto di Kejurprov Pencak Silat 2026 pun menjadi suntikan semangat baru bagi SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang untuk terus mendorong lahirnya generasi berprestasi.
Satu medali telah diraih. Namun, tantangan berikutnya justru lebih besar: mempertahankan semangat latihan, menjaga karakter, tetap rendah hati dan terus berprestasi. (fuad)






