Polres Tegal Ganti Nahkoda, AKBP Febriyani Aer Resmi Memimpin

Kapolda Jateng foto bersama dengan kapolres Tegal yang lama dan Kapolres Tegal yang baru. (foto : Sus)

Semarang,majalahfakta.id – Tongkat komando Polres Tegal resmi berpindah tangan. Rabu siang yang terik di Gedung Borobudur Polda Jawa Tengah, Kamis (15/10/2026), menjadi saksi pergantian pucuk pimpinan salah satu Polres paling dinamis di Pantura. AKBP Febriyani Aer kini resmi menjabat sebagai Kapolres Tegal, menggantikan AKBP Bayu Prasatyo yang mendapat promosi jabatan baru di lingkungan SSDM Polri.

Prosesi serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan. Dalam suasana khidmat, AKBP Bayu Prasatyo menyerahkan tongkat komandonya kepada AKBP Febriyani Aer. Selanjutnya, perwira yang dikenal dekat dengan masyarakat itu akan mengemban amanah baru sebagai Kasubbagtihorkam Bagyanhak Rowatpers SSDM Mabes Polri.

Pergantian ini bukan sekadar rotasi biasa, melainkan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk penyegaran kepemimpinan dan pembinaan karier. Namun di balik seremonial itu, ada pesan besar yang dititipkan Kapolda. Ia menekankan bahwa jabatan adalah amanah, bukan hadiah. Integritas, tanggung jawab, dan profesionalisme menjadi harga mati bagi setiap personel yang dipercaya memimpin.

“Setiap amanah jabatan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, dan senantiasa mengutamakan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolda dengan nada tegas di hadapan para pejabat utama Polda.

Kepada AKBP Bayu Prasatyo, Kapolda menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Kabupaten Tegal. Di tangan Bayu, Polres Tegal dikenal responsif, sering turun langsung mengatur lalu lintas di jam sibuk Tugu Srikandi Slawi hingga membangun komunikasi yang humanis dengan masyarakat. Pengalaman itu diharapkan menjadi bekal berharga di penugasan barunya di Mabes Polri.

Sementara itu, harapan besar kini disematkan di pundak AKBP Febriyani Aer. Sebagai Kapolres baru, ia diharapkan tidak hanya melanjutkan program-program positif yang telah berjalan, tetapi juga mampu memperkuat sinergi dengan TNI, Pemda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen sipil. Tantangan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Tegal yang luas dengan kompleksitas persoalan sosialnya tentu tidak ringan.

Di bawah kepemimpinan yang baru, Polres Tegal dituntut semakin optimal dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, menegakkan hukum secara profesional tanpa tebang pilih, serta menghadirkan sosok polisi yang responsif dan humanis di tengah masyarakat. Karena pada akhirnya, seperti yang disampaikan Bayu dalam pesan perpisahannya, jabatan bisa berganti, tapi pengabdian jangan pernah berhenti. Dan kini, estafet pengabdian itu telah berada di tangan AKBP Febriyani Aer.(sus)