Menyoal Pelebaran Jalan di Dua Desa, Pacitan

Majalahfakta.id – Warga Desa Tambakrejo dan Banjarsari, Pacitan menuntut agar pelebaran Jalan Mentoro Gunungsari yang melewati Banjarsari dan Tambakrejo untuk dilakukan penertiban administrasi oleh Pemkab Pacitan .

Agus puwanto warga Desa Tambakrejo, juga pemilik lahan saat ditemui majalahfakta.id mengatakan, “penertiban admistrasi mulai dari pajak dan luas lahan yang ada di sertifikat sangatlah mereka harapkan,” kata Agus.

“Hingga saat ini, kami masih membayar pajak jalan tersebut. Besarnya pajak setelah kena pelebaran pada masa pemerintahaan Indartarto hingga saat ini masih besar aja, padahal tanah kami sudah berkurang untuk jalan umum, ” imbuhnya.

“Saat ini warga Banjarsari dan Desa Tambakrejo sudah melakukan diskusi dan akan melakukan langkah strategis atas tanah kami yang dipergunakan jalan tersebut. Mulai dari tuntutan ganti rugi maupun pematokan jalan agar dikembalikan seperti sebelumnya, ” tegas Agus Purwanto yang juga mantan anggota BPD Desa Tambakrejo, Pacitan.

Di lain pihak, hal tersebut juga dibenarkan Hadi Cahyono, S.E juga anggota BPD Banjarsari. “Warga Desa Tambakrejo dan Banjarsari sudah dengan ikhlas menyerahkan tanah untuk pelebaran akan tetapi pemerintah daerah terlalu dablek (nakal,Red) dalam menyelesaikan administrasi perpajakan maupun penyesuaian sertifikat milik warga, ” tegas Hadi Cahyono.

“Jika dibanding dengan permasalahaan, jelas yang dari hutan belantara saja minta ganti rugi kami warga tidak memintanya dan jika hal ini tidak kunjung diselesaikan dan warga menuntut ganti rugi maka pemerintah daerah harus memahami dan menyiapkan ganti ruginya, ” imbuh Oyon –panggilan akrab Hadi Cahyono, juga dikenal mantan aktifis HMI Malang. (hsr)

ADVERTISE

1 min read248 kali dibaca