Kepala Dishub Provinsi Jatim Kenalkan JTCC, Peserta PKN Tingkat I Pelajari Inovasi Transportasi Digital

Dishub Provinsi Jatim menunjukkan implementasi transformasi digital di sektor transportasi sekaligus memperlihatkan praktik tata kelola pelayanan publik berbasis teknologi yang dapat menjadi referensi bagi para pemimpin dari berbagai daerah di Indonesia. (Foto : Dishub Prov Jatim/Majalahfakta.id)

FAKTA – Ruang Jatim Transportation Control Center (JTCC) milik Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu lokasi pembelajaran bagi peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVI, Kamis (25/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari penerapan teknologi dalam mendukung pelayanan publik, khususnya di sektor transportasi.

Rombongan peserta yang berasal dari berbagai instansi strategis tingkat nasional diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono bersama Kepala Dishub Provinsi Jatim, Nyono.

Turut hadir mendampingi Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Tri Widodo Wahyu Utomo.

Dalam kunjungan tersebut, para peserta diajak melihat secara langsung sistem digital yang digunakan JTCC untuk memantau operasional transportasi di Jawa Timur. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemantauan armada Bus Trans Jatim secara real-time melalui pusat kendali berbasis teknologi.

Kepala Dishub Provinsi Jatim, Nyono, memperlihatkan bagaimana sistem JTCC dimanfaatkan untuk mendukung pengawasan operasional transportasi, meningkatkan efektivitas layanan, sekaligus menjadi bagian dari transformasi digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sekda Jatim Adhy Karyono menyampaikan bahwa kunjungan lapangan menjadi bagian penting dalam membangun kapasitas para calon pemimpin nasional. Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan akan memperkaya pemahaman peserta dalam menyusun rekomendasi kebijakan yang berbasis fakta.

“Saya juga mengapresiasi kepada LAN bahwa pembelajaran di kelas tidak akan lengkap tanpa kunjungan lapangan. Policy brief harus berangkat dari fakta, data, dan tata kelola di daerah. Semua kebijakan pusat bermuara ke daerah, tetapi tetap membutuhkan keterlibatan pusat,” ujar Adhy.

Peserta PKN Tingkat I Angkatan LXVI berasal dari berbagai lembaga, di antaranya Kejaksaan Agung, Polri, sejumlah kementerian, Basarnas, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), LAN, Sekretariat Jenderal DPR RI, hingga pemerintah daerah seperti Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebelum mengunjungi JTCC, rombongan terlebih dahulu diterima Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi.

Sementara itu, Deputi LAN RI Tri Widodo Wahyu Utomo mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun ekosistem pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, konsistensi tersebut tercermin dari prestasi peserta asal Jawa Timur yang kerap meraih hasil terbaik dalam berbagai program pelatihan kepemimpinan nasional.

Melalui kunjungan ke JTCC, Dishub Provinsi Jatim menunjukkan implementasi transformasi digital di sektor transportasi sekaligus memperlihatkan praktik tata kelola pelayanan publik berbasis teknologi yang dapat menjadi referensi bagi para pemimpin dari berbagai daerah di Indonesia.