FAKTA – Jalan lintas tengah Sumatera adalah jalan umum ini jalan negara, bukan untuk jalan angkutan batubara yang melintas crossing dari PT MIP menuju stasiun kereta api di Desa Merapi,
Lebih parahnya lagi jalan umum tepat nya didepan PT MIP, bergelombang dan rusak parah, tanpa ada perbaikan dari pemerintah, salah satu pengendara Heri, Sekretaris Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Lahat ia sempat berhenti sambil menunjukkan tangan ke arah jalan yang rusak parah dan bergelombang tanpa diperbaiki, disini sering terjadi kecelakaan dan sudah banyak memakan Korban jiwa,” kata Heri kepada majalahfakta.id, Sabtu (10/5/2025).
“Jalan negara sepertinya dibiarkan saja tidak ada perbaikan dari pihak perusahaan sekitar mulut tambang, apabila pukul 21.00 WIB ribuan angkutan batubara melintas mengangkut batu bara melebihi tonase sehingga jalan semakin rusak dan parah, beban jalan umum tidak bisa menampung 32 ton batu bara sehingga jalan akan rusak,” tambah Heri.
Kami harapkan pihak perusahaan tambang batubara untuk dapat memperbaiki jalan tersebut, bukan jalan angkutan batubara, sesuai regulasi angkutan batubara membuat jalan khusus bukan melintas di jalan raya umum, belum lagi timbul kemacetan, dan kecelakaan,
Pantauan majalahfakta.id di lokasi terlihat jalan bergelombang dan parah serta membahayakan bagi pengguna jalan roda dua, apabila melintas dimalam hari persis didepan timbangan terpadu Desa Merapi dari simpang PT MIP, sampai depan kantor camat Merapi Barat bergelombang seolah pihak perusahaan tambang batubara tutup mata, semoga ini menjadi perhatian bagi transportir bekerja sama dengan pemilik IUP Batubara agar jalan tersebut diperbaiki, agar pengguna jalan lebih nyaman dan aman. (Bambang MD/IWO Sumsel)






